Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Kasus Dugaan Pencurian Kabel Telkom di Pakisaji Menyisakan Tanda Tanya, Safi’i Bantah Kenal Lentong

MALANG, LiputanJatimBersatu.com– Kasus dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia di wilayah hukum Polsek Pakisaji masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Nama Lentong dan Safi’i turut menjadi sorotan, sementara sejumlah informasi terkait dugaan kasus tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut.

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan tersebut, Safi’i membantah mengenal sosok yang disebut dengan nama Lentong. Ia juga menegaskan tidak terlibat dalam aktivitas yang dimaksud.

“Jadi begini, Mas. Saya tegaskan bahwa saya tidak kenal dengan orang tersebut dan saya tidak ada kegiatan tersebut,” ujar Safi’i.

Ia juga meminta agar dirinya dipertemukan secara langsung dengan orang yang dimaksud apabila benar sosok tersebut telah diwawancarai.

“Jika benar itu yang sampean wawancarai, tolong pertemukan saya dengan orangnya. Sekarang saya di Tuban,” tambah Safi’i.

Sementara itu, muncul informasi yang menyebutkan bahwa Safi’i dan Lentong diduga sempat bertemu di sebuah tempat tongkrongan pada malam Minggu. Namun, informasi mengenai pertemuan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut dan tidak serta-merta membuktikan keterlibatan seseorang dalam dugaan tindak pidana.

Di sisi lain, saat dikonfirmasi mengenai dugaan kasus tersebut, Kapolsek Pakisaji menyatakan bahwa tidak ada kegiatan tersebut. Pernyataan itu menjadi bagian penting dari klarifikasi yang perlu didalami lebih lanjut untuk mengetahui konteks yang dimaksud dan kaitannya dengan dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia.

Perbedaan keterangan dan informasi yang beredar tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kronologi kejadian serta pihak-pihak yang mengetahui peristiwa itu. Karena itu, diperlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

Masyarakat berharap Polsek Pakisaji dapat memberikan penjelasan yang jelas mengenai penanganan dugaan pencurian kabel tersebut, termasuk memastikan apakah laporan atau bukti terkait telah diterima dan langkah apa yang sudah dilakukan.

Penelusuran secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti diperlukan untuk mengungkap perkara ini. Semua pihak yang disebutkan dalam pemberitaan tetap harus ditempatkan secara proporsional, dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai terdapat bukti dan keterangan resmi yang dapat memastikan duduk perkaranya.

Anugrah

More To Explore

Fashion

Kasus Dugaan Pencurian Kabel Telkom di Pakisaji Menyisakan Tanda Tanya, Safi’i Bantah Kenal Lentong

MALANG, LiputanJatimBersatu.com– Kasus dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia di wilayah hukum Polsek Pakisaji masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Nama Lentong dan Safi’i turut menjadi sorotan, sementara sejumlah informasi terkait dugaan kasus tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut. Saat dikonfirmasi mengenai dugaan tersebut, Safi’i membantah mengenal sosok yang disebut dengan

Fashion

Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tidak digelar semata-mata untuk memperbanyak jumlah tilang. Operasi ini difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. “Operasi Patuh 2026 tidak dibangun hanya dengan pendekatan hukum.