Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

*Momen Ditpolairud Polda Jatim Buka Puasa dan Tarawih Bareng ABK di Tengah Perairan Surabaya*

 

 

SURABAYA -LiputanjatimBersatu,com. Bulan suci Ramadan, jadi momentum baik dan berkesan bagi umat muslim di Indonesia dengan berlomba-lomba menebar kebaikan, saling berbagi, dan meningkatkan ibadah.

 

Seperti halnya yang dilakukan sejumlah personel Kepolisian Daerah Jawa Timur bersama seluruh jajarannya.

 

Seperti juga dilakuka oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara ( Ditpolairud) Polda Jatim melalui programnya Buka Puasa On the Ship atau sering disebut BOS.

 

Direktur Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Dr. Arman Asmara melalui Kabag Binopsnal Ditpolairud Polda Jatim, AKBP Yanuar Herlambang mengatakan, program BOS adalah bagian upaya hadirnya Polri di tengah masyarakat untuk melindungi,mengayomi dan melayani masyarakat khususnya di Bulan Ramadhan.

 

AKBP Yanuar Herlambang mengaku pembagian takjil, buka bersama, hingga tarawih dan sahur bersama para ABK di atas laut kerap dilakukan saat Ramadan tiba.

 

Menurutnya, kegiatan yang diklaim anti mainstream itu dilakukan secara berkala dan bergantian.

 

“Setiap bulan suci Ramadan, kami selalu buka bersama, tarawih, sampai sahur bersama ABK dan pengguna moda transportasi laut lainnya,” kata AKBP Herlambang, Jumat (7/3).

 

Mantan Kasubid Multi Media pada Bidhumas Polda Jatim ini berharap, dengan BOS ini para pekerja laut juga dapat terobati kerinduan mereka dengan keluarga di rumah.

 

Hal senada disampaikan Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Jatim AKBP Rochmat Slamet yang memimpin kegiatan BOS menggunakan Kapal Patroli Brantas X – 3001 dengan Komandan Kapal Iptu Partika Guntur yang membawa 6 orang ABK.

 

Menurutnya, AKBP Rochmat Slamet meski ibadah tetap khidmat dan berlangsung di atas kapal, para ABK diimbau tetap waspada.

 

Sebab, cuaca dan gelombang laut saat ini masih kencang.

 

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu saudara kita yang mencari nafkah dan menempuh perjalanan di atas kapal di tengah lautan. Kami juga mengimbau untuk selalu berhati-hati dan waspada, saat ini cuaca kurang bersahabat,” tutupnya.

 

Sementara itu, salah satu Nahkoda TB Intan Muda, Nispahudin memgaku senang dengan program BOS yang selalu dilaksanakan oleh Ditpolairud Polda Jatim setiap bulan Ramadhan.

 

“Alhamdulillah, kita masih dipertemukan dengan Ramadan lagi. Semoga kebersamaan yang dilakukan petugas dan para pengguna jasa laut seperti ini bisa berlanjut dan menginspirasi yang lain,” kata Nispahudin.

 

Nakhoda TB Intan Muda itu mengatakan saat ramadan tiba, dia bersama kru kapal, nelayan, hingga pengguna moda transportasi laut kerap jauh dari keluarga.

 

Menurutnya, buka bersama ABK, Polisi, maupun masyarakat pesisir bak bertemu keluarga di rumah kedua.

 

Nispahudin mengaku keseharian mereka selama Ramadan selalu dilakukan di atas kapal.

 

Mulai buka, tarawih, hingga sahur bersama.

 

“Kalau kita buka dan sholat bareng seperti ini (di atas kapal) memang lebih khusyu’, di sini adalah keluarga dan rumah kedua bagi kami,” imbuhnya.

 

 

 

(Irfan.ali)

More To Explore

Fashion

Inovasi Srikandi Care, Cara Polres Lamongan Dekatkan Diri ke Masyarakat

LAMONGAN, LiputanJatimBersatu.com – Polres Lamongan Polda Jatim terus menghadirkan inovasi pelayanan kepada masyarakat melalui program Jumat Layanan “Srikandi Care (Caring, Active, Responsive, Empathetic)” yang digagas Kapolres Lamongan, AKBP Adhytiawarman Gautama Putra dan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat. Dalam program tersebut, personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Lamongan Polda Jatim diterjunkan

Fashion

Polri Pastikan Proses Pemeriksaan Personel di Aceh Dilaksanakan Secara Profesional dan Transparan

JAKARTA, LiputanJatimBersatu.com – Polri menegaskan komitmennya untuk menjalankan setiap proses pemeriksaan terhadap personel secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum serta peraturan yang berlaku. Komitmen tersebut sejalan dengan perhatian publik terhadap informasi mengenai Kapolresta Banda Aceh bersama Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh yang dibawa ke Jakarta oleh tim Mabes