Bangkalan-liputanjatimbersatu,com. Seminggu sejak seorang guru di kecamatan Geger dibegal ketika pulang sekolah mengajar pada Senin pekan lalu (21/4), Satreskrim Polres Bangkalan terus melakukan perburuan kepada para pelaku. Apalagi, berdasarkan penyelidikan di lapangan, petugas berhasil mengamankan sebuah video CCTV.
Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, SH, SIK, MIK yang ditemui pada Selasa siang ini (29/4) mengatakan jika petugas berhasil mengidentifikasi pelaku begal. AKBP Hendro menjelaskan jika ada 3 pelaku begal yakni SA, HB, dan RD.
“1 dari 3 pelaku begal terhadap seorang guru yakni SA (40 tahun) berhasil kami amankan. Sedangkan HB dan RD, saat ini sedang dalam tahap mengizinkan pihak kepolisian. SA berhasil kami menangkap di sebuah kos-kosan di Kampung Malang, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya,” jelas AKBP Hendro.
AKBP Hendro mengatakan jika terkait yang bersangkutan, ada ciri-ciri yang sesuai dengan yang terpampang di video CCTV yang dimiliki oleh petugas.
Ciri-ciri pelaku sama dengan yang ada di video CCTV yang kami temukan di sekitar TKP. Termasuk pakaian yang digunakan, sehingga memperkuat alat bukti, tambah Kapolres.
Orang nomor satu di Polres Bangkalan itu juga mengatakan ketika SA diamankan, SA mengaku jika ada 2 orang lainnya yang juga terlibat dalam aksi pembegalan terhadap guru tersebut.
Pelaku juga mengaku ada pelaku lainnya yang terlibat yakni HB dan RD. 2 pelaku ini yang sedang kami dalami dan melakukan perburuan. Dari TKP, kami juga mengamankan 2 STNKB honda vario milik korban, BPKB milik pelaku, pakaian tersangka, serta sebilah pisau milik tersangka yang digunakan untuk melakukan perampasan, lanjut AKBP Hendro.
AKBP Hendro juga menambahkan jika berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan terhadap SA hingga saat ini, diketahui jika pelaku telah beraksi di sejumlah tempat tak hanya di kabupaten Bangkalan, namun juga telah menjalar ke kota kota lain di Madura.
Dari hasil pendalaman hingga sejauh ini, pelaku sudah melakukan pencurian kendaraan bermotor di Bangkalan ini selain di Geger juga ada di Galis, di kabupaten Sumenep, dan di Gresik, tambah Kapolres.
Hingga saat ini, 2 pelaku begal seorang gugur di kecamatan Geger tersebut sedang menjadi buronan pihak kepolisian Resor Bangkalan.
Anugerah

