Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Perkuat Sinergi Ulama dan Kepolisian, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Silaturahmi ke Yayasan Pondok Pesantren Miftachus Sunnah.

 

TANJUNGPERAK – LiputanJatimBersatu,com. Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan tokoh agama, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke Yayasan Pondok Pesantren Miftachus Sunnah yang berlokasi di Jl. Kedung Tarukan No.100, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Jumat (23/5).

 

Kedatangan Kapolres disambut hangat oleh pengurus pondok pesantren, di antaranya Gus Mughits dan Ustadz Faisol. Suasana keakraban langsung terasa saat AKBP Wahyu tiba di pesantren yang dikenal sebagai pusat dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah di Surabaya tersebut.

 

Dalam kunjungannya, Kapolres melakukan pertemuan dengan KH. Miftachul Akhyar, ulama kharismatik yang saat ini menjabat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pertemuan berlangsung selama kurang lebih 40 menit dalam suasana hangat dan penuh rasa hormat. Keduanya membahas pentingnya sinergi antara ulama dan kepolisian dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat.

 

“Silaturahmi seperti ini penting untuk terus dirawat, karena ulama dan umara harus berjalan berdampingan dalam membina umat,” ujar KH. Miftachul Akhyar.

 

AKBP Wahyu menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam memperkuat komunikasi strategis dengan para tokoh agama serta menggali masukan demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres, termasuk Wakapolres Kompol Ari Bayuaji, dan Kasat Intelkam AKP Amir Mahmud, Kapolres beserta rombongan meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.15 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

 

Kunjungan ini menjadi simbol komitmen bersama antara aparat penegak hukum dan pemuka agama dalam merawat kerukunan serta membangun masyarakat yang damai dan bersatu. (*)

More To Explore

Fashion

AS Dibebaskan, Isu Puluhan Juta Dibantah Polisi: Publik Menanti Terang Proses Penanganan Perkara

Mojokerto, LiputanJatimBersatu.com- Penanganan perkara dugaan penyalahgunaan narkotika oleh Polres Mojokerto kembali menjadi sorotan. Bukan semata karena seorang warga Surabaya berinisial AS yang disebut diamankan pada 21 September 2026 kemudian telah berada di luar tahanan pada 23 September 2026, melainkan karena muncul pertanyaan mengenai proses hukum yang mendahului pembebasan tersebut. Informasi

Fashion

FRIC MENDUKUNG PENUH POLRI & TNI DALAM MENJAGA PERSATUAN DAN KAMTIBMAS SIAP TANGKAL HOAX, BERSAMA WUJUDKAN NEGERI AMAN DAN DAMAI

    *JAKARTA -* Di tengah derasnya arus informasi dan ancaman perpecahan akibat berita hoax, *Fast Respon Indonesia Center (FRIC)* menyatakan sikap tegas: MENDUKUNG PENUH APARAT TNI DAN POLRI    Ini bukan sekedar dukungan lisan. Ini adalah ikrar setia dari organisasi yang dibentuk para Jenderal dan digerakkan oleh wartawan militan