Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Gelorakan Swasembada Pangan Kapolres Jember Ikut Panen Raya dan Tanam Jagung di Lojejer

 

JEMBER –liputanjatimbersatu.com Suasana semangat dan kebersamaan terasa di lahan pertanian seluas kurang lebih 700 meter persegi di Dusun Krajan, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan.

 

Hari itu, Kapolres Jember AKBP Bobby Adhimas Condro Putra turun langsung ke sawah untuk ikut panen raya jagung sekaligus menanam benih jagung baru bersama warga dan para pejabat terkait.

 

Turut serta pada kegiatan panen raya ini, Waka Polres Jember Kompol Ferry Dharmawan, Kepala Bulog Jember M. Ade Saputra, jajaran PJU Polres Jember, Forkopimcam Wuluhan, Ketua HKTI Jember Moh. Soleh, seluruh kepala desa se-Kecamatan Wuluhan, serta perwakilan dari berbagai instansi.

 

Sebelumnya, jagung yang dipanen hari ini ditanam sekitar Tiga bulan lalu.

 

Setelah panen, kegiatan berlanjut dengan penanaman jagung baru secara simbolis, dilanjutkan kunjungan ke tempat penggilingan jagung dan UMKM binaan Polsek Wuluhan.

 

Kapolres Jember menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.

 

“Ini salah satu bentuk nyata dukungan kita pada petani dan sektor pertanian. Harapannya, pertanian di Jember bisa makin maju dan mandiri,” ujar AKBP Bobby di Lojejer Wuluhan Jember, Sabtu (24/5)

 

Sementara itu, Kepala Bulog Jember, M. Ade Saputra, juga memberikan kabar baik.

 

Ia menyampaikan bahwa hasil panen dari warga akan ditampung dan dibeli oleh Bulog.

 

“Kami siap menampung hasil panen ini. Ini juga bagian dari komitmen Bulog untuk mendukung petani lokal dan menjaga stok pangan,” katanya.

 

Dengan suasana penuh keakraban, kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, tapi juga menunjukkan bahwa gotong royong bisa membawa manfaat besar untuk ketahanan pangan daerah.

 

(Korlap)

More To Explore

Fashion

AS Dibebaskan, Isu Puluhan Juta Dibantah Polisi: Publik Menanti Terang Proses Penanganan Perkara

Mojokerto, LiputanJatimBersatu.com- Penanganan perkara dugaan penyalahgunaan narkotika oleh Polres Mojokerto kembali menjadi sorotan. Bukan semata karena seorang warga Surabaya berinisial AS yang disebut diamankan pada 21 September 2026 kemudian telah berada di luar tahanan pada 23 September 2026, melainkan karena muncul pertanyaan mengenai proses hukum yang mendahului pembebasan tersebut. Informasi

Fashion

FRIC MENDUKUNG PENUH POLRI & TNI DALAM MENJAGA PERSATUAN DAN KAMTIBMAS SIAP TANGKAL HOAX, BERSAMA WUJUDKAN NEGERI AMAN DAN DAMAI

    *JAKARTA -* Di tengah derasnya arus informasi dan ancaman perpecahan akibat berita hoax, *Fast Respon Indonesia Center (FRIC)* menyatakan sikap tegas: MENDUKUNG PENUH APARAT TNI DAN POLRI    Ini bukan sekedar dukungan lisan. Ini adalah ikrar setia dari organisasi yang dibentuk para Jenderal dan digerakkan oleh wartawan militan