Liputan Jatim Bersatu

Diduga Bocor, Penggerebekan Polisi di Arena Sabung Ayam Sukomoro Tanpa Hasil: Masyarakat Mempertanyakan

 

Nganjuk – LiputanJatimBersatu,com. Upaya pemberantasan praktik judi sabung ayam di wilayah Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk kembali menjadi sorotan. Pada sore hari ketika aktivitas sabung ayam diduga sedang berlangsung, anggota Polsek Sokomoro dibantu oleh tim Resmob Polres Nganjuk melakukan penggerebekan dan pembongkaran arena sabung ayam yang kerap meresahkan warga. Namun, ironisnya, saat aparat tiba di lokasi, tak satu pun pelaku judi berhasil diamankan.

 

Dalam operasi yang dilakukan pada momen yang disebut-sebut sebagai waktu aktif perjudian tersebut, polisi hanya menemukan beberapa barang bukti berupa perlengkapan yang biasa digunakan untuk sabung ayam, seperti kurungan ayam, tikar, dan atap tenda darurat. Barang-barang tersebut kemudian dibakar di tempat oleh petugas sebagai bentuk pembubaran paksa.

 

Namun penggerebekan itu justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Masyarakat menduga kuat telah terjadi kebocoran informasi mengenai operasi tersebut, sehingga para pelaku berhasil melarikan diri sebelum polisi tiba di lokasi.

 

Adapun pengerebekan tersebut dilakukan di TKP sabung ayam yang lama bukan yang baru, yang terletak di sebelah Timur lokasi yang lama dengan perbedaan atap besi dan bambu tapi masih satu desa

 

“ Kalau sudah tahu ini tempat sabung ayam, harusnya sudah diprediksi kapan, tempat dimana dan jam berapa mereka mulai. Masa sekelas polisi tidak bisa mengintai?,” ujar salah satu masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

 

Adanya informasi tempat pengerebekan yang lama justru para pelaku judi ayam pindah tempat, tapi anehnya sekelas aparat kepolisian tidak mengetahui informasi tersebut, padahal hanya selisih dekat tempat ajang judi adu ayam yang lama.

 

Masyarakat juga menyayangkan bahwa langkah yang diambil hanya sebatas membakar perlengkapan arena tanpa adanya penangkapan. Menurut mereka, hal ini justru bisa mendorong pelaku untuk memindahkan lokasi ke tempat lain atau bahkan kembali ke lokasi yang sama setelah suasana reda.

 

“ Kami curiga, jangan-jangan ada dugaan orang dalam yang membocorkan informasi penggerebekan. Atau yang ditugaskan untuk mengintai malah menghubungi pelaku, tapi tidak ada tindakan. Ada apa ini?” tambah masyarakat tersebut.

 

“Kenapa tempat yang baru sebelah timur dari lokasi yang lama tidak digrebek juga,” ujar Masyarakat.

 

Masyarakat berharap kepolisian lebih serius dan profesional dalam menindak perjudian sabung ayam yang sudah meresahkan dan mencoreng nama baik desa mereka. Mereka juga menuntut agar aparat memaksimalkan fungsi intelijen untuk mencegah bocornya informasi serta memastikan adanya penindakan langsung terhadap pelaku, bukan sekadar simbolik membakar tempat.

 

Sementara, Kasihumas Polres Nganjuk saat dikonfirmasi Saat awak media menanyakan perihal perbedaan saat di lakukan penindakan mengatakan “ Bahwa terkait kasus tersebut sudah ditindaklanjuti Polsek Sukomoro dan tim resmob Polres dan semua sudah dibersihkan, ” ujarnya

 

Namun saat di singgung mengenai dokumentasi di arena baru. Hingga berita ini di terbitkan belum ada jawaban mengenai dokumentasi tersebut.

More To Explore

Fashion

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalankan Pengabdian Masyarakat dan Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara

Jakarta – LiputanJatimBersatu.com. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 melaksanakan misi kemanusiaan melalui program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Aceh Utara, Provinsi Aceh. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian calon perwira Polri terhadap masyarakat, khususnya para penyintas bencana alam.   Sebanyak 22 mahasiswa yang tergabung dalam kelompok

Fashion

Pengawasan Ganjil Genap ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Polri Mengudara di Ruas Strategis Ibu Kota

JAKARTA- LiputanJatimBersatu.com. Sebagai respons atas tingginya mobilitas kendaraan di kawasan pusat aktivitas perkotaan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat penegakan hukum lalu lintas melalui pemanfaatan teknologi berbasis digital.   Di bawah kepemimpinan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Korlantas Polri memanfaatkan Revolusi Ruang hampa di udara