Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Kapolres Probolinggo Serahkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Gempa di Tiris

 

PROBOLINGGO – LiputanJatimBersatu,com. Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif turun langsung meninjau warga yang terdampak Gempa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (20/7/2025).

 

 

Selain melakukan peninjauan, Kapolres Probolinggo yang baru dilantik itu juga memberikan bantuan sosial paket sembako guna meringankan beban warga yang terdampak.

 

Adapun sasaran lokasi pemberian bantuan sosial tersebut berada di Tiga Desa yakni Desa Ranu Agung, Desa Tiris, dan Desa Segaran.

 

 

“Ada di Tiga desa yang terdampak dan semoga  bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga,” kata AKBP Latif.

Gempa berkekuatan magnitudo 1,9 hingga 3,3 yang terjadi di Kecamatan Tiris pada Jum’at (18/7/2025) tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan 21 rumah warga mengalami kerusakan.

 

 

Warga yang menerima bantuan mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan kepedulian Kapolres Probolinggo bersama anggota yang telah memberikan bantuan baik berupa sembako, tenaga, maupun lainnya.

 

 

“Terima kasih kepada bapak Kapolres atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Semoga dampak dari Gempa ini bisa segera tertangani,” ucap M. Tohir.

More To Explore

Fashion

Dugaan Tangkap Lepas Narkotika di Polres Mojokerto Disorot, Polisi Bantah Ada Penyelesaian dengan Uang

Mojokerto, LiputanJatimBersatu.com – Penanganan sejumlah perkara narkotika di wilayah hukum Polres Mojokerto Kabupaten menjadi sorotan. Sejumlah informasi dan keluhan yang beredar di masyarakat memunculkan pertanyaan terkait transparansi serta konsistensi proses penegakan hukum dalam penanganan perkara narkotika. Sorotan tersebut mencakup dugaan adanya proses penanganan perkara yang dinilai membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Fashion

Kasat Diam, Dugaan Tangkap Lepas dan Uang Puluhan Juta Mencuat di Mojokerto

Mojokerto, LiputanJatimBersatu.com-Informasi mengenai dugaan penangkapan dan pelepasan seorang warga Surabaya berinisial AS, menjadi perhatian. Berdasarkan informasi yang diterima media, AS disebut diamankan pada 21 September 2026 dan kemudian dilepaskan pada 23 September 2026. Selain informasi mengenai dugaan penangkapan dan pelepasan tersebut, beredar pula informasi yang menyebut adanya uang dengan nominal