Surabaya, LiputanJatimBersatu,com. Proyek dua titik yang dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi yang mana dua titik itu berada di Genting Tambak Dalam Blok GH dan Genting Tambak Dalam Blok KL, Surabaya.
Warga setempat memperrtanyakan Kenapa Pihak Kontraktor Menyembunyikan Papan Nama Proyek Itu, Ada Apa Tidak Mau Memampang Papan Informasi Itu, Apa Yang Bermasalah Sehingga Membuat Sang Kontraktor sembunyikan Papan Nama Itu.
Proyek pemasangan saluran U-Ditch di Jalan. Genting Tambak Dalam Blok GH, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 3 m dan Saluran 40/60 dengan Cover Dua Sisi. Menuai sorotan publik Proyek yang merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Surabaya tahun anggaran 2025 ini diduga dikerjakan secara asal-asalan dan menimbulkan ketidak nyamanan bagi masyarakat.
Pantauan di lokasi, U-Ditch dipasang di atas genangan air tanpa proses pengeringan yang semestinya. Selain itu, material U-Ditch yang digunakan diduga tidak memiliki merek, sehingga menimbulkan keraguan terkait kualitasnya.
Yang lebih disayangkan, proyek ini juga tidak dilengkapi dengan papan informasi proyek sebagaimana diatur dalam ketentuan pelaksanaan kegiatan pemerintah, sehingga masyarakat tidak mengetahui siapa pelaksana proyek maupun sumber dananya.
βIni proyek pemerintah, tapi seperti dikerjakan sembunyi-sembunyi. Tidak ada papan nama, jadi kita tidak tahu siapa yang tanggung jawab,β ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Informasi yang dihimpun menjelaskan, bahwa Papan Nama Proyek itu ada, namun disembunikan, ujar warga setempat.
Pihak Kontraktor tampaknya tidak mau mengeluarkan biaya untuk mengangkut tanah lumpur dari bekas galian pemasangan U-Ditch, sehingga tanah lumpur itu ditumpuk di tengah atau di jadikan urukan kembali yang seharusnya diangkut dan dibuang ke tempat yang sudah ditentukan Pemkot Surabaya.
Warga berharap pihak terkait, khususnya Dinas pemerintah Surabaya segera meninjau ulang proyek ini dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaksana yang tidak profesional.
βPekerjaan seperti ini harusnya membawa manfaat, bukan malah menambah masalah,β pungkas warga tersebut.
Dengan adanya pekerjaan diduga dikerjakan asal jadi team investigasi media liputanJatimBersatu,com. Mencoba mengkonfirmasi Lurah Eka buang.
“Iya pak harus itu di lapangan sudah ada pengawas yg kompeten kalo pelaksana tidak sesuai spek pasti laporan ke saya yang negur pelaksana begitu alurnya pak.” Saat dikonfirmasi pada hari Selasa 29 Juli 2025.
Team investigasi media ini juga mencoba menghubungi pelaksana proyek U-Ditch melalui sambungan telepon seluler ( WhatsApp ).
“Ketemu di lokasi saja mas kalo memang mau bincang bincang…
Monggo…
Kalo memang ada yang salah saya perbaiki
ππ»ππ»ππ».”
Sampai berita ini diluncurkan team investigasi media ini akan berkoordinasi dengan pihak-pihak Pemkot Surabaya.
Anugrah

