Liputan Jatim Bersatu

Akibat Peristiwa Pengeroyokan SPA 129 Terancam Di Tutup, Pihak Pengelola Akan Laporan Balik

Surabaya , LiputanJatimBersatu,com. Buntut adanya tindak pidana kekerasan serta Pengeroyokan di rumah Pijat Refleksi, SPA 129 Jalan tidar No. 224. Surabaya. terhadap seorang pengunjung bernama Zendy Prasetyo S usaha tersebut terancam ditutup akibat adanya dugaan pemerasan.

 

Hal itu di benarkan oleh korban dan saksi bahwa tempat pijat 129 SPA diduga kuat adanya pemerasan yang di lakukan oleh seorang wanita penghibur, kenapa tidak.

 

sewaktu kita memesan wanita untuk jasa pemijatan refleksi di kasir kami mendapatkan sebuah brosur. paket 1 dengan harga 280.000-, pijat kaki, muka dan badan selama 1 jam, ketika 24 menit terapisnya meminta selesai.

 

“Kepada saya wanita tersebut seolah-olah maksa untuk membayar lagi sebesar 400.000.- untuk jasa untuk berhubungan badan.” Kata korban.

 

Lanjut, jika kami tidak mau membayar sebesar 400 ribu rupiah maka dia meminta uang tambahan 150 ribu rupiah supaya pijat di lanjutkan, begitu dibayar 150 ribu tetapi terapis tersebut juga masih menyuruh kami untuk keluar kamar.

 

“Dengan kejadian itu kami tak terima seolah-olah kami diperas sehingga kami komplen dan merah-merah kepada kasir karena pelayanannya tidak benar, disaat itu juga terjadi keributan sehingga saya di keroyok oleh delapan pria yang diduga adalah preman dari SPA 129 Jalan Tidar Surabaya.” Jelasnya.

 

Pasca pengeroyokan korban mengaku hanya saya Zendy Prasetyo S yang paling parah di hajar oleh delapan pria tersebut sehingga mengakibatkan korban mengalami luka lebam di mata dan keluar darah di bagian hidung bahkan ia sempat tak sadarkan diri akibat perbuatan para antek-anteknya SPA 129.

 

“Saya sempat sehari semalam di rawat di RSIA Jalan Dupak Surabaya. Kemudian keesokan harinya saya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bubutan untuk mendapatkan keadilan.” Bebernya.

 

Dalam laporan Polisi Nomor: TBL/125/VIII/2025/SPKT/ Polsek Bubutan/Polrestabes Surabaya/ Polda Jawa Timur. Pada hari Jum’at 22 Agustus 2025, sementara kasusnya kini tengah dilakukan proses penyelidikan, penyidikan serta pemanggilan terhadap para pelaku.

 

“Kemungkinan besar dalam dekat ini kepolisian memanggil sakai, korban, dan pemilik Usaha pijat atau yang di kenal SPA 129 untuk di mintai keterangan, untuk delapan orang lainya kami minta segera ditangkap.” Pintanya.

 

Dikonfirmasi terpisah, Himawan sebagai penanggungjawab di SPA 129 mengatakan itu benar bahwa kejadian nya di Spa 129 namun ia meminta kalau bisa temen-temen wartwan jangan mempublish dulu.

 

“Saya minta temen-temen wartawan jangan naikan pemberitaan dulu kalo bisa mas, kuatir salah informasi dan tidak sesuai faktanya, karena proses masih berjalan.” Kata Himawan saat di konfirmasi melalui WhatsApp pribadinya.

 

Lanjut Himawan juga mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Polrestabes Surabaya, dasarnya laporan itu perusakan saya tidak terima dengan laporan korban di Polsek Bubutan.

 

“Saya menghargai rekan-rekan yang melaporkan, nanti kami pun buat laporan sesuai kronologi dan fakta nya,” ucap Himawan dengan nada kesal.

 

Sambung saksi bernama Bayu juga menyampaikan bahwa kasus ini murni tindak pidana kekerasan yang disertai pengeroyokan oleh delapan orang yang diduga pereman dari SPA 129 Jalan Tidar Surabaya.

 

“Kasus ini sudah ditangani Polsek Bubutan, tinggal menunggu waktu, karena pihak SPA 129 sampai saat ini belum memberikan rekaman CCTV yang ada di dalam. bahkan Himawan enggan membeberkan rekaman itu kepada penyidik.” Kata Bayu saksi.

 

Harapannya, Bayu menyampaikan pihak SPA 129 sempat mediasi dan akan memberikan santunan kepada korban namun santunan yang rencananya akan diberikan tidak memenuhi standar sehingga korban menolak.

 

“Kasus ini kita lanjutkan saja, saya minta ke Polsek Bubutan untuk segera menangkap 8 orang pelaku pengeroyokan tersebut. Dan permasalahan ini akan kami teruskan ke dinas-dinas terkait soal izin dan UU perdagangan orang.” Pungkasnya.

 

Bersambung

More To Explore

Fashion

Semarak Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Bondowoso Gelar Bhayangkara Esport Championship dan Cetak Talenta Gamer Berprestasi

BONDOWOSO – Semangat kompetitif, strategi matang, dan adrenalin para gamer muda mewarnai peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kabupaten Bondowoso. Tak hanya hadir sebagai ajang hiburan, Bhayangkara Esport Championship 2026 menjadi panggung unjuk kemampuan sekaligus wadah lahirnya bibit atlet esport potensial yang siap bersaing di level lebih tinggi.   Polres Bondowoso

Fashion

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Jadikan Ziarah ke Makam Presiden RI Terdahulu Sebagai Momentum Refleksi Nilai Kebangsaan

Jatim – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan rangkaian ziarah ke makam para mantan Presiden Republik Indonesia menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Setelah berziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Kapolri melanjutkan perjalanan ke makam Presiden pertama RI, Soekarno, di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).