Surabaya,LiputanJatimBersatu,com. Menindak lanjuti atas adanya kabar tak sedap di jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya khusus nya Anggota Narkoba telah terendus adanya dugaan pengurusan bandar sabu jaringan internasional yang ditangkap pada Minggu (15/06) sekitar pukul 20:00 WIB.
Kabarnya, Bandar sabu asal warga Sawah Polo 3, Kelurahan Ujung Kecamatan Semampir kota Surabaya bernama Muhammad rencananya akan di bebaskan dengan dibantu oleh seorang oknum anggota Polri berinisial F.
Desas desusnya bandar yang merupakan jaringan Nasional itu rencananya akan diurus entah itu dibebaskan atau di rehap tapi kabar sementara dari warga sekitar hanya itu yang di dapat.
“Rencananya terduga pelaku akan diurus oleh seorang anggota polisi bernama F, tetapi informasi sementara itu saja.” Kata warga sekitar yang namanya enggan disebutkan namanya, Selasa (17/06)
Berdasarkan informasi yang dihimpun media Liputanjatimbersatu.com bahwa pelaku ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari jakarta. Muhammad (tersangka) ditangkap polisi di rumah jalan Sawah Polo 3 Surabaya.
“Penangkapan berlangsung ramai karena saat itu petugas kepolisian yang menangkap tersangka berjumlah 10 orang, selain mengamankan tersangka petugas juga membawa palastik warna merah berukuran besar diduga berisi sabu.” Ujarnya.
Dalam informasi kabar tak sedap di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya media ini mencoba berusaha mengkonfirmasi Kasat Resnarkoba AKP Suparlan melalui WhatsApp pribadinya 08185xxxxx, namun masih belum direspon
Tak hanya kasat Narkoba yang di konfirmasi. Media ini juga sudah mengkonfirmasi Anggota Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Idik I Ipda Dedi Sumarsono SH. Soal atas penangkapan Muhammad, dirinya saat itu membenarkan dengan penangkapan Muhammad bandar sabu jaringan internasional itu.
“Iya benar mas saya hanya memback-up saja yang mengamankan adalah mabes dari jakarta.” Ujarnya.
Hingga berita ini diluncurkan masih belum ada tanggapan dari AKP Suparlan sebagai kepala satuan di Anggota Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,
Sembari menunggu pernyataan resminya kami terus berusaha mengkonfirmasi semua pihak termasuk Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Kapolda Jawa Timur supaya berita ini berimbang dan tidak dianggap sepihak.
Anugrah ( Redaksi )

