Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Mimpi Besar Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho terkait Program ISDC terbaik Se Asia Tenggara .

Jakarta – Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, memiliki visi besar untuk menjadikan Indonesia Safety Driving Center (ISDC) sebagai pusat pembelajaran keselamatan berkendara terbaik di Asia Tenggara. ISDC, yang berlokasi di Pusdik Lantas Serpong, Tangerang Selatan, akan menjadi pusat pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan perilaku berkendara aman.

 

Irjen Agus Suryonugroho menekankan bahwa ISDC harus dikembangkan secara komprehensif dan berstandar internasional, dengan instruktur terbaik dan fasilitas yang mendukung terciptanya pengemudi yang berbudaya keselamatan. ISDC juga akan menjadi laboratorium keselamatan jalan, tempat berlatih bagi pengemudi profesional, instruktur sekolah mengemudi, dan petugas SAR.

 

Kakorlantas berharap ISDC dapat menjadi ikon keselamatan berkendara di Asia Tenggara dan rujukan utama di kawasan ASEAN. Dengan demikian, ISDC diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

 

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan komitmennya memperkuat program revitalisasi pelayanan publik di Korlantas Polri. Salah satunya dengan terus melakukan pengembangan Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Serpong, Banten.

 

Irjen Agus mengatakan komitmennya itu sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk terus menghadirkan pelayanan lalu lintas yang modern, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

 

“Tentunya, mendasari perintah dari Bapak Kapolri bagaimana Korlantas Polri dengan revitalisasi pelayan publik, hari ini saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada jajaran Dirkamsel yang telah meng-expose dan merevitalisasi program-program nyata di lapangan,” kata Irjen Agus dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025)

 

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Polantas Menyapa di bidang keamanan dan keselamatan (kamsel). Program ini melibatkan kegiatan edukatif seperti Polisi Cilik (Pocil), Patroli Keamanan Sekolah (PKS), serta pengembangan ISDC.

 

“Jadi saya bermimpi dan sudah saya sampaikan kepada Pak Dirkamsel, ISDC di Indonesia ini adalah yang terbaik di Asia Tenggara. Ini mimpi kita , Hari ini kita luruskan bersama-sama, jadi hal-hal sarana prasarana apa yang di sekitar kami sehingga betul-betul nanti bisa menjadi percontohan dan bahkan mungkin negara-negara tetangga akan belajar di kita,” sambung Irjen Agus.

 

Irjen Agus menekankan pentingnya revitalisasi ISDC sebagai pusat pembinaan keselamatan berlalu lintas, pendidikan pengemudi, dan edukasi masyarakat tentang lalu lintas. Pengembangan Safety Driving Center (SDC) di wilayah-wilayah akan menjadi perpanjangan tangan dari ISDC di tingkat pusat. Sehingga dapat menjamin keselamatan, ketertiban dalam berlalu lintas.

 

“Oleh sebab itu, saya sampaikan kepada Pak Dirkamsel, revitalisasi betul ISDC agar supaya nanti dijamin keselamatan ketertiban prioritas, karena fungsinya di sana. Pembinaan tentang keselamatan, terus pendidikan tentang pengemudi, termasuk juga pendidikan secara umum lalu lintas ada di ISDC,” ujarnya.

More To Explore

Fashion

Wilayah Polsek Pakisaji di Duga Jadi Sasaran Pencurian Kabel Milik PT Telkom: Kapolsek Bungkam

MALANG, LiputanJatimBersatu.com— Dugaan pencurian kabel milik PT Telkom di kawasan perbatasan Lowok Doro–Segaran, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang oknum intel TNI berinisial L. Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak berwenang. Berdasarkan informasi yang dihimpun Media LiputanJatimBersatu bersama perkumpulan wartawan,

Fashion

Dugaan Penyimpangan Perkara Tanah DI Ketapang Daya Disorot, Propam Polda Jatim Didesak Tuntaskan Pengaduan 

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com— Penanganan perkara dugaan penyerobotan tanah di Dusun Duk Tengah, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, menjadi perhatian menyusul munculnya pertanyaan mengenai keabsahan dokumen dan prosedur penanganan perkara. Pengaduan terkait persoalan tersebut disebut telah diterima oleh pihak Subdit Pengamanan Internal (Paminal) Polda Jawa Timur, sementara pelapor masih menunggu