Liputan Jatim Bersatu

Relokasi RPH Pegirian Dinilai Sepihak, Para Jagal: “Kami Dikorbankan, Tidak Pernah Diajak Bicara!”

Surabaya, Liputanjatimbersatu.com. Rencana pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian memicu kemarahan para jagal dan pedagang daging. Mereka menilai kebijakan Pemerintah Kota Surabaya dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan pelaku usaha yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup di lokasi tersebut.

 

Para pekerja merasa “dipaksa pindah” tanpa diberikan ruang dialog maupun kajian terbuka yang melibatkan mereka sebagai pihak terdampak langsung.

 

“Ini bukan cuma soal tempat, ini soal nasib kami! Kami ini mitra, bukan objek kebijakan. Tapi dari awal kami tidak pernah diajak bicara. Tahu-tahu tempat baru sudah dibangun,” tegas Aba Jawad, jagal RPH Pegirian.

 

Menurutnya, lokasi baru justru menyimpan banyak persoalan, mulai dari akses yang sulit, sarana yang minim, hingga potensi memutus mata rantai ekonomi yang selama ini hidup di sekitar RPH Pegirian.

 

“Lokasi baru itu tidak layak. Akses sulit, fasilitas seadanya. Banyak pekerja kami tidak mau pindah karena biayanya tinggi dan operasionalnya berat. Ini bukan solusi, tapi ancaman kebangkrutan,” ungkapnya.

 

Para jagal mengingatkan, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada mereka, tetapi juga terhadap ratusan orang yang selama ini bergantung pada aktivitas RPH Pegirian.

 

“Bukan hanya jagal. Ada tukang parkir, tukang angkut, tukang tek-tek, pengepul, pedagang kecil. Kalau RPH dipindah semaunya, mereka kehilangan mata pencaharian,” tambahnya.

 

Para pekerja mendesak Wali Kota Surabaya menghentikan sementara proses relokasi dan membuka dialog terbuka. Mereka menilai keputusan tersebut harus dikaji ulang secara transparan dan melibatkan masyarakat terdampak.

 

“Kami tidak menolak pembangunan. Kami menolak cara-cara sepihak yang mengorbankan rakyat kecil. Kalau Pemkot terus menutup mata, kami akan memperjuangkan hak kami dengan cara konstitusional,” tegas Aba Jawad.

 

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Surabaya belum memberikan keterangan resmi terkait penolakan tersebut.

 

Redaksi

 

More To Explore

Fashion

Terpampang Jelas di CCTV dan Nopol, Korban Berharap Aparat Jajaran Polres KP3 Segerah Tangkap Pecurian HP

SURABAYA – Liputanjatimbersatu.com. Kasus pencurian dengan modus pembobolan rumah kembali terjadi di wilayah Kenjeran, Surabaya, dan menuai sorotan tajam dari masyarakat. Seorang warga berinisial SF menjadi korban setelah rumahnya yang berada di Jalan Randu Agung Gang II No. 16B, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran dibobol maling.   Peristiwa tersebut terjadi

Fashion

Pengacara Kharismatik Rio Dedy Heryawan, S.H., M.H., Nyatakan Dukungan Penuh Terbentuknya Asosiasi Pewarta Indonesia

Surabaya – Liputanjatimbersatu.com. Dunia pers dan kewartawanan Indonesia kembali mendapatkan dukungan nyata dari kalangan profesional hukum. Pengacara yang dikenal kharismatik dan kerap memperjuangkan keadilan bagi masyarakat luas, Rio Dedy Heryawan, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Asosiasi Pewarta Indonesia (API). Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah