Liputan Jatim Bersatu

Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut Awasi Langsung Pembagian Beras di Gudang Bulog Sibolga

Sibolga, — LiputanJatimBersatu,com. Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto bersama Kapolda Sumut meninjau langsung proses pembagian beras di Gudang Bulog Sibolga, Minggu (30/11/2025). Kehadiran kedua pimpinan ini untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

 

Pantauan di lokasi, kondisi gudang hari ini dilaporkan mulai kondusif setelah sebelumnya sempat terjadi antrean panjang warga. Personel TNI dan Polri telah diterjunkan untuk mengatur alur pembagian sehingga warga dapat menerima bantuan dengan lebih tertib.

 

Beras bantuan disalurkan dengan ketentuan 10 kilogram per orang. Petugas di lapangan memastikan proses penyaluran berlangsung cepat, termasuk mengatur jalur masuk dan keluar agar tidak terjadi penumpukan.

 

Mayjen Rio Firdianto dan Kapolda Sumut ikut memantau setiap tahapan penyaluran, bahkan turun langsung membagikan beras kepada warga. Keduanya tampak berinteraksi dengan penerima bantuan sambil mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran proses distribusi.

 

Hingga saat ini, penyaluran beras dari Bulog Sibolga berjalan aman dan lancar. Petugas gabungan TNI-Polri tetap bersiaga untuk memastikan distribusi bantuan selesai sesuai rencana.

 

(Pendam I/BB)

More To Explore

Fashion

Dihujat, Dicaci, Bahkan Tak Jarang Difitnah, Aipda Sigit “Hellboy” Tetap Berdiri di Garda Depan: “Biarkan Kami Dihantam, Asal Rakyat Tetap Aman”

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Di tengah derasnya gelombang kritik yang menerpa institusi Polri, muncul satu suara lantang dari lapangan yang memilih menjawab segala cibiran dengan kerja nyata. Sosok itu adalah Aipda Sigit Dwi Susanto alias “Hellboy”, Katim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Di saat sebagian orang sibuk

Fashion

Polres Malang Amankan Dua Pemuda Bawa Sajam Saat Penyekatan Malam 1 Suro

MALANG – Polres Malang Polda Jatim mengamankan dua pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) saat kegiatan penyekatan pengamanan malam 1 Suro dan pengesahan warga baru salah satu perguruan pencak silat di Kabupaten Malang.   Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Malang Polda Jatim.