Takengon – LiputanJatimBersatu,com. Di tengah keterbatasan akses akibat bencana alam yang memutus jalur darat, kehadiran negara kembali dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Polres Aceh Tengah bersama TNI dan pemerintah kecamatan bergerak cepat menyalurkan bantuan pangan bagi warga terdampak, Minggu (14/12/2025).
Penyerahan sekaligus percepatan penyaluran bantuan dilaksanakan sekitar pukul 13.15 WIB di Kantor Camat Bintang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bintang bersama Danramil Bintang, serta dihadiri Sekretaris Camat Bintang, perwakilan Bulog Kabupaten Aceh Tengah, dan para kepala desa se-Kecamatan Bintang.
Sebanyak 24,8 ton beras Bulog disalurkan secara bertahap kepada masyarakat di 19 kampung se-Kecamatan Bintang. Bantuan ini diperuntukkan bagi ribuan warga yang terdampak bencana dan mengalami keterbatasan akses terhadap kebutuhan pangan.
Di balik penyaluran bantuan tersebut, terdapat perjuangan dan kepedulian yang luar biasa. Hingga saat ini, akses jalur darat menuju Kecamatan Bintang masih terputus dan belum dapat dilalui kendaraan.
Demi memastikan bantuan tetap sampai ke tangan masyarakat, distribusi dilakukan melalui jalur Danau Lut Tawar dengan memanfaatkan perahu nelayan, meski dihadapkan pada keterbatasan kapasitas angkut serta kondisi alam yang menantang.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri bersama TNI merupakan wujud nyata tanggung jawab negara dalam memastikan masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi masa sulit pascabencana.
“Meski akses terbatas dan harus menempuh jalur danau menggunakan perahu nelayan, kami tetap berupaya agar bantuan pangan ini segera diterima masyarakat. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujarnya.
Adapun kampung penerima bantuan meliputi Desa Bewang, Kala Bintang, Wihlah Setie, Linung Bulen I dan II, Kuala I dan II, Wakil Jalil, Gepe Pulo, Dedamar, Jamur Konyel, Atu Payung, Serule, Genuren, Merodot, Kala Segi, Gegarang, Sintep, serta Kelitu Sintep.

