Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Dirnarkoba Polda Jambi Perketat Pengawasan Antisipasi dan Pencegahan Peredaran Narkotika Saat Perayaan Nataru 

Jambi . –  LiputanJatimBersatu,com.

Ditresnarkoba Polda Jambi ekstra ketat pengawasan selama perayaan Natal 2025 dan Pergantian Tahun 2026 terkait antisipasi peredaran dan penyalah gunaan narkoba

 

Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Made Palguna S.H,S.I.K, M.H menyampaikan

“Antisipasi peredaran narkoba selama Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026) sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (19/12/2025)

 

Beberapa langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polda Jambi dan instansi terkait adalah adalah

– *Razia dan Pengawasan*: Kepolisian melakukan razia dan pengawasan di tempat-tempat hiburan malam, pelabuhan, bandara, dan jalur-jalur strategis lainnya untuk mencegah peredaran narkoba.

– *Sosialisasi dan Edukasi*: Pihak kepolisian Polda Jambi dan BNN (Badan Narkotika Nasional) melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan cara pencegahannya.

– *Kerja Sama dengan Masyarakat*: Kepolisian mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba dengan melaporkan kegiatan mencurigakan kepada pihak berwajib.

– *Pengamanan Tempat Hiburan*: Tempat-tempat hiburan malam dan acara-acara besar lainnya dijaga ketat untuk mencegah peredaran narkoba.

– *Tes Urine*: Beberapa tempat hiburan malam dan acara-acara besar lainnya melakukan tes urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba.

 

Dengan kerja sama antara pihak kepolisian dari Polda Jambi , BNN, dan masyarakat, diharapkan peredaran narkoba selama Nataru dapat ditekan dan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman” ungkap Kombes Pol Dewa

More To Explore

Fashion

Imam Arifin Sentil Keras Kapolsek Krembangan: Jangan Antial kritik, Jabatan Bukan Tempat Berlindung dari Pertanyaan Publik!

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin, melontarkan kritik keras terhadap persoalan pelayanan dan keterbukaan informasi yang menjadi sorotan di wilayah hukum Polsek Krembangan, Surabaya. Persoalan dugaan pemblokiran nomor wartawan saat melakukan konfirmasi terkait dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia yang berada di

Fashion

Imam Arifin Tantang Bantahan Kapolsek soal Laporan 110: Saya Sendiri yang Menghubungi, Mengapa Dibantah?

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Bantahan Kapolsek yang menyebut tidak ada pihak menghubungi layanan darurat kepolisian 110 menuai tanggapan dari Imam Arifin, Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur sekaligus Pimpinan Redaksi LiputanJatimBersatu. Imam secara tegas menyatakan bahwa dirinya telah tiga kali menghubungi layanan 110 untuk melaporkan dugaan pencurian kabel milik