Liputan Jatim Bersatu

Polda Jambi Sampaikan Pencapaian Kinerja Terbaik Tahun 2025 

FRIC-Jambi LiputanJatimBersatu,com. Polda Jambi Jambi menutup rangkaian kinerja selama tahun 2025 dengan menyampaikan kepada Media melalui Release akhir tahun yang dilaksanakan di Mapolda Jambi (30/12/2025)   Release dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar SIK MH , didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol M Mustaqim SIK serta para pejabat utama Polda Jambi   Sebelum pemaparan ditayangkan video Kinerja selama tahun 2025   Dilanjutkan pemaparan Kinerja setiap satker Polda Jambi yang diawali Kinerja Propam Polda Jambi selama tahun 2024 terdapat 110 kasus ditangani Bid Propam Polda Jambi , pelanggaran disiplin 106 tahun 2025   Ada 5 pelanggaran pidana sama ditahun sebelumnya PTDH terdapat 8 personel ditahun 2025 dan 22 orang ditahun 2024 terdapat penurunan 63,63% 31 orang penyalah gunaan narkoba dilakuan rehabilitasi   Dilanjutkan pemaparan hasil kinerja Ditreskrimum Polda Jambi, Polda Jambi selama 2025, terdapat kasus kriminal Curat 751 kasus , curas 90 perkara , curanmor 185 , Anirat 176 perkara, pembunuhan 17 perkara   Kemudian paparan pencapaian kinerja Ditreskrimsus Polda Jambi selama tahun 2025 seperti ilegal drilling 59 kasus , ITE 75 kasus , Judol 3 kasus , ilegal mining 33 kasus, ilegal logging 13 kasus , dan karhutla 6 kasus, Penegakkan hukum ditahun 2025 terdapat 33 perkara dengan tersangka 53 orang   Untuk TP Tipikor sepanjang 2025 20 perkara tersangka 20 orang dengan kerugian 39,633,111,164,62 penyelamatan kerugian negara 13.039.233.282   Cyber 75 kasus penyelesaian 55 kasus , untuk karhutla sepanjang tahun 2025 6 kasus disidik ditahun 2024 terdapat 16 kasus , menurun dengan 5 orang tersangka luas 195 hektar   Kemudian pencapaian kinerja Ditresnarkoba selama tahun 2025 terdapat 931 kasus, ditahun 2024 terdapat 817 kasus , naik 13,95 kasus   Barang bukti narkotika hasil ungkap kasus ditahun 2025 , jenis sabu 119 kg , ganja 235 kg , ekstasi 28,230 ,56 butir   Jiwa yang diselamatkan 1.567.538 jiwa , peredaran uang gelap narkoba sebanyak 162 Milyar   Dibanding tahun 2024 , jiwa yang terselamatkan dari bahaya narkoba 699 442 jiwa , serta peredaran uang gelap sebanyak 155 Milyar   Prestasi gemilang Polda Jambi adalah Pengungkapan pada tanggal 09 Oktober 2025, 58,212 kg sabu di TKP Jl lintas Timur Sekernan TSK 2 org APR dan JN dan BB dimusnahkan 29 Oktober di Mabes Polri .   Kemudian paparan hasil kinerja Ditlantas Polda Jambi selama 2025 Program Polantas menyapa , Surat Edaran pelarangan penjualan knalpot tidak standar , pelarangan penggunaan knalpot brong dan dilakukan sosialisasi di kota Jambi kepada toko menjual knalpot dan bengkel   dan kasus laka 1.822 kasus ditahun 2025 , 1719 ditahun 2024   Dilanjutkan Peran Polri mendukung Astacita seperti gerakan pangan murah berupa Penyaluran beras , dan ketahanan pangan tanaman jagung luas lahan tanam seluas 2.2 juta hektar   Pembanguanna SPPG 31 target Polda Jambi di tahun 2025 dibangun 26 SPPG sisanya proses 71 ribu lebih penerima manfaat di 337 sekola dan 26 Posyandu   Membantu percepatan infrasturktur berupa pembangunan Jembatan oleh Brimob Polda Jambi telah diperbaiki 15 jembatan dari 17 jembatan dua proses perbaikan   Juga Polda Jambi siapkan layanan 110 dan Command Center yang siap melayani masyakarat secara responsif   Peran Polri Polda Jambi melakukan penanganan bencana seperti Karhutla 94 kejadian , Kebakaran pemukiman 40 kejadian , banjir 22 kejadian , cuaca ekstrim 9 kejadian dan tanah longsor 5 kejadian .   Di wilayah Kabupaten Bayangkari 53 kejadian , Tanjabtim 30 kejadian , Bungo 22 kejadian , Muaro Jambi 21 kejadian dan Tanjabnarat 17 kejadian   Polda Jambi juga telah beberapa kali mengirim bantuan kepada korban terdampak bencana alam di Sumatera sperti Aceh, Sumut , Sumbar   Reward diterima Polda Jambi seperti 4 besar Nominator Polda terbaik Type B , Polres kerinci Juara 1 Polres terbaik   Juga terbaik 3 Quick Wins Presisi 2025, Monev Keterbukaan Informasi Publik 2025   Ditutup Kapolda menyampaikan ” permohonan maaf kepada seluruh masyakarat dan Media jika belum memberikan kinerja terbaik , namun tetap berupaya karena kita tidak lah sempurna ” ungkap Kapolda   Komitmen penegakan hukum dan memberikan kinerja terbaik di tahun 2026 dan terima kasih kepada Media yang telah membantu memberikan informasi yang sangat membantu tugas Polri khususnya Polda Jambi ” tutup Kapolda

Sampaikan Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolri Ajak Doakan Korban Bencana di Sumatera

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengawali penyampaiannya dengan mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.   “Tentulah dalam kesempatan ini kami mengajak kita semua untuk bersama-sama mengheningkan cipta, khususnya terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban di Sumatera dan tentunya ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Sigit.   Kapolri juga menyampaikan doa bagi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak. Selain itu, Kapolri turut mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan personel dan pegawai Polri yang meninggal dunia sepanjang tahun 2025. Ia menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.   “Demikian juga dengan 915 pegawai negeri pada Polri yang saat ini sudah mendahului kita semua di sepanjang tahun 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan balasan atas pengabdian yang terbaik dan keluarganya diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.   Dalam rilis tersebut, Kapolri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025. Ia berharap kinerja Polri dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.   “Atas nama pimpinan Polri saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, kepada seluruh personel Polri yang telah berjuang, telah bekerja keras untuk melaksanakan tugas pengabdian dan tugas sebagai Bhayangkara negara dan semoga tugas dan pengabdian yang saudara-saudara semua betul-betul bermanfaat bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara. Dan mampu mendukung terwujudnya visi bersama ‘Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045’ yang kita cita-citakan bersama,” katanya.   Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa rilis akhir tahun merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus keterbukaan Polri kepada publik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat. “Kegiatan ini tentunya menjadi kewajiban Polri sebagai institusi yang selalu terbuka dalam rangka mewujudkan akuntabilitas serta transparansi pada masyarakat,” pungkasnya.

Polri Bantu Perbaikan 91 Jembatan, Perkuat Konektivitas Nasional

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com. Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur nasional. Melalui Korps Brimob Polri, Polri membantu perbaikan 91 jembatan di berbagai wilayah guna meningkatkan konektivitas antardaerah di pelosok negeri.   Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran menyampaikan, upaya tersebut merupakan bagian dari penguatan konektivitas nasional. “Korps Brimob Polri terus memperkuat konektivitas nasional melalui 91 jembatan,” ujarnya dalam konferensi pers rilis akhir tahun di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).   Menurutnya, dari total 91 unit jembatan yang dibangun dengan bantuan Brimob Polri, sebanyak 19 unit telah rampung 100 persen. Sementara itu, 13 jembatan masih dalam tahap progres pembangunan dan 59 unit lainnya berada pada tahap persiapan.   “Program ini adalah langkah nyata Polri mendukung mobilitas warga dan menjamin keamanan wilayah di seluruh Indonesia,” imbuhnya. Komjen Fadil menegaskan, Brimob merupakan garda terdepan yang menjadi tumpuan Polri dalam penanganan situasi berisiko tinggi. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya Brimob mengerahkan 4.085 personel untuk mendukung berbagai operasi besar. Pada 2025, sebanyak 1.951 personel Brimob difokuskan pada Operasi Damai Cartenz serta pengamanan hari raya.   Selain itu, Brimob Polri juga mengerahkan ribuan personel untuk mengawal berbagai agenda internasional, mulai dari ajang olahraga, konferensi tingkat tinggi, hingga kunjungan diplomatik. “Polri memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan kondusif bagi komunitas internasional,” katanya.   Sepanjang 2025, Korps Brimob juga mencatat keberhasilan dalam penanganan sejumlah kejadian menonjol, termasuk penindakan tegas terhadap DPO KKB dan sindikat senjata, operasi anti-narkoba, serta penanganan insiden radiasi di Cikande.   “Kami juga merespons cepat ledakan di Jakarta, evakuasi WNA di Gunung Rinjani, serta penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara,” pungkasnya.

Dapat Apresiasi dari Sejumlah Lembaga Survei, Kapolri Minta Jajaran Tak Berpuas Diri

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri terus menguat. Hal itu tercermin dari hasil Survei Litbang Kompas yang menempatkan Polri dalam tiga besar lembaga negara paling dipercaya. Meski demikian, Kapolri menegaskan agar seluruh jajaran tidak berpuas diri.   Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Selasa (30/12/2025). Dalam paparannya, Kapolri mengungkapkan hasil Survei Litbang Kompas yang dirilis pada November 2025. “Di tingkat nasional, hasil Survei Litbang Kompas yang dirilis pada November 2025 semakin menguatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Dalam survei tersebut, Polri masuk dalam tiga besar lembaga negara paling dipercaya oleh masyarakat,” kata Sigit.   Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan bahwa Polri juga menempati peringkat pertama sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya, dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen.   “Bahkan, dalam kategori lembaga penegak hukum, Polri menempati peringkat pertama sebagai lembaga yang paling dipercaya dengan tingkat kepercayaan mencapai 78,2 persen,” ujarnya.   Menurut Kapolri, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya legitimasi Polri di mata publik sebagai institusi yang bekerja secara profesional dan akuntabel. “Capaian ini mencerminkan meningkatnya legitimasi Polri di mata publik sebagai institusi yang bekerja secara profesional dan akuntabel,” ungkapnya.   Kapolri juga menyampaikan bahwa tingkat kepercayaan tersebut sejalan dengan persepsi masyarakat terhadap kondisi keamanan di lingkungan tempat tinggal. Berdasarkan survei, 85 persen responden menyatakan merasa aman, 13,1 persen merasa cukup aman, dan hanya sebagian kecil yang merasa tidak aman.   “Selain itu, 84,1 persen responden menyatakan percaya bahwa Polri mampu melindungi masyarakat di wilayahnya,” jelas Sigit.   Meski meraih apresiasi positif, Kapolri menekankan pentingnya sikap rendah hati dan perbaikan berkelanjutan di internal institusi.   “Hasil penilaian dari lembaga survei riset internasional dan survei nasional tersebut, tentunya saya minta agar seluruh jajaran menyikapinya dengan rasa untuk tidak berpuas diri. Namun harus terus melakukan perbaikan dan evaluasi, secara berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja institusi,” pungkasnya.

Berantas Kejahatan Transnasional, Polri Tangkap dan Serahkan 14 Buron Interpol Red Notice 

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com. Polri mencatat sepanjang tahun 2025 telah melakukan penangkapan sekaligus menyerahkan 14 buronan Interpol yang masuk dalam daftar Red Notice.   Hal itu dipaparkan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).   “Kinerja penegakan hukum internasional 2025, 14 buronan masuk ditangani,” kata Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran.   Kemudian, sepanjang tahun 2025, Divisi Hubinter Polri ternyata menerbitkan sebanyak 35 Red Notice. Hal itu untuk melacak buronan skala internasional.   Lalu, Polri juga mencatat ada 13 penanganan buron yang keluar Indonesia. Operasi itu bekerjasama dengan lintas negara.   Lebih dalam, Polri juga menyatakan ada enam kasus ekstradisi antar-pemerintah.   Selanjutnya, untuk misi kemanusiaan repratiasi WNI dari luar negeri tercatat ada 810 orang. Mereka berhasil dipulangkan lantaran diduga menjadi korban atau pelaku TPPO.

Ditlantas Polda Jabar Luncurkan 21 Inovasi 2025 untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat dalam pelayanan yang Prima dan Responsif

Jabar – LiputanJatimBersatu,com. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat terus berkomitmen menghadirkan transformasi pelayanan publik yang modern, mudah, dan responsif. Sepanjang tahun 2025, Ditlantas Polda Jabar meluncurkan 21 inovasi pelayanan sebagai upaya nyata menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kepolisian, khususnya di bidang registrasi kendaraan bermotor dan pelayanan Samsat.   Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa inovasi-inovasi tersebut dirancang untuk memangkas birokrasi, menghilangkan antrean panjang, serta mendekatkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat, baik di perkotaan hingga wilayah pedesaan yang sulit dijangkau.   Salah satu inovasi paling menonjol adalah “STNK Delivery” dan “BPKB Delivery”. Melalui layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama di kantor Samsat. STNK dan BPKB yang telah selesai dicetak akan langsung diantarkan ke rumah pemohon oleh petugas menggunakan kendaraan dinas roda dua maupun roda empat. Inovasi ini dinilai sangat efektif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas tinggi.   Selain itu, “Cek Fisik Kabumi” menjadi terobosan layanan unggulan lainnya. Masyarakat dapat mengajukan permohonan cek fisik kendaraan langsung ke rumah melalui hotline, media sosial, maupun WhatsApp layanan BPKB. Kehadiran layanan ini menghapus kebutuhan datang langsung ke Samsat dan menjadi bukti pendekatan pelayanan yang semakin humanis.   Di bidang pembayaran pajak, Ditlantas Polda Jabar menghadirkan “T-SAMSAT” (Tabungan Samsat) bekerja sama dengan Bank BJB. Melalui layanan ini, masyarakat dapat membayar pajak kendaraan secara mencicil tanpa biaya administrasi dan denda, dengan sistem autodebet yang terhubung langsung ke sistem Samsat Jawa Barat.   Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Dodi Darjanto, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik Polri yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Kami berupaya menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Prinsip kami adalah mendekatkan layanan, mempermudah proses, dan memberikan kepastian waktu. Inovasi-inovasi ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat Jawa Barat,” ujar Kombes Pol. Dodi Darjanto.   Untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, Ditlantas Polda Jabar juga mengoperasikan “Samsat Masuk Desa” dan “Samsat Gendong”, yang membawa layanan pengesahan STNK dan pembayaran pajak langsung ke desa, balai RW, dan komunitas warga. Layanan ini telah menjangkau berbagai daerah seperti Ciamis, Bogor, dan Indramayu.   Selain itu, kemudahan layanan juga diwujudkan melalui “Samsat Drive Thru” dan “Samsat Ride Thru”, yang memungkinkan masyarakat mengurus pajak kendaraan tanpa turun dari kendaraan, cukup melalui satu jalur pelayanan hingga selesai.   Menjawab kebutuhan masyarakat pekerja, Ditlantas Polda Jabar menghadirkan layanan dengan jam operasional fleksibel seperti “Samsore”, “SamSon” (Samsat Minggon), “SamNight”, “Samremol”, “Nongki Messra Sama Bapak”, hingga “Nongkidut’. Inovasi ini memungkinkan masyarakat membayar pajak di malam hari maupun akhir pekan, bahkan sambil bersantai di ruang publik.   Pendekatan pelayanan yang humanis juga diwujudkan melalui “Samsat Outlet Ladies”, “Samsat Keliling Ladies”, dan “Ladies Nite”, yang seluruhnya diawaki oleh petugas perempuan dari unsur Polri, Bapenda, Jasa Raharja, dan perbankan.   Kombes Pol. Dodi Darjanto menambahkan, inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. “Dengan inovasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai pelayan masyarakat yang adaptif, profesional, dan responsif. Pelayanan Samsat bukan lagi sesuatu yang rumit, tetapi mudah, cepat, dan nyaman,” pungkasnya.   Melalui 21 inovasi tersebut, Ditlantas Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan prima, transparan, dan berkeadilan, sejalan dengan semangat Polri Presisi dan tuntutan pelayanan publik di era modern tahun 2025.   Bandung, 30 Desember 2025   Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Narkoba dan Kejahatan Siber Jadi Perhatian Serius Polda Jabar

Jabar – LiputanJatimBersatu,com. Peredaran narkoba dan kejahatan siber masih menjadi tantangan serius bagi keamanan Jawa Barat sepanjang tahun 2025. Hal tersebut terungkap dalam evaluasi akhir tahun Polda Jabar, Senin (29/12/2025)   Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyebut dua jenis kejahatan tersebut menunjukkan tren peningkatan. Menurutnya, pola kejahatan terus berkembang mengikuti perubahan zaman.   “Tahun 2025, kami menangani 3.482 perkara narkoba,” kata Rudi. Angka tersebut meningkat sekitar 7,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.   Selain peningkatan perkara, jumlah tersangka narkoba juga mengalami kenaikan signifikan. Sepanjang 2025 tercatat 4.256 orang ditetapkan sebagai tersangka.   Kapolda Jabar menegaskan peningkatan itu mencerminkan intensifikasi penindakan aparat. “Ini menunjukkan pengungkapan kasus semakin masif,” ujarnya.   Di sisi lain, kejahatan siber juga mengalami lonjakan tajam. Sepanjang 2025, Polda Jabar mencatat 156 perkara kejahatan siber.   Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolda Jabar Irjen Rudi menyebut penipuan daring dan judi online menjadi kasus yang paling dominan.   Meski meningkat, tingkat penyelesaian perkara kejahatan siber mencapai 80,7 persen. Rudi menilai penguatan kemampuan penyidik menjadi faktor utama.   Ia juga menekankan pentingnya literasi digital masyarakat untuk mencegah kejahatan siber. Menurutnya, pencegahan harus berjalan seiring dengan penindakan.   “Kami tidak akan memberi ruang bagi narkoba maupun kejahatan digital di Jawa Barat,” tegas Kapolda Jabar   Bandung, 30 Desember 2025   Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Mayat Mengapung di Sungai Cipelang Masih Menjadi Tabir Misteri, Keluarga Berharap Kepolisian Dapat Mengungkap Penyebab Kematian

INDRAMAYU,– LiputanJatimBersatu,com. Sabaranews.com- Pada hari selasa tanggal 23-12-2025 sekira pukul 09:00 Wib, Warga Desa Rancajawat Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu mendadak gempar dengan melihat sosok mayat yang mengapung di aliran Sungai Cipelang.   Mayat tersebut pertama kali dilihat oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar bantaran sungai, Posisi jenazah mengapung yang terlihat sangat jelas di permukaan air langsung mengundang kerumunan massa yang ingin melihat lebih dekat.   Setelah dilakukan evakuasi, akhirnya mayat tersebut dapat teridentifikasi yakni, bernama Asep Bin Asidi asal Desa Jambe Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.   Dengan sigap satreskrim Polsek Tukdana, Inafis Polres Indramayu serta jajaran polres Indramayu lainnya datang ke tempat kejadian perkara (TKP) lalu membawa jenazah ke rumah sakit Bhayangkara Losarang untuk melakukan otopsi, dari hasil otopsi di ketahui kondisi mayat tidak ditemukan unsur kekerasan.   Namun pihak keluarga masih penasaran sehingga ia bersama Anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengunjungi Polsek Tukdana untuk memberikan keterangan sebelum dan sesudahnya ditemukannya jasad putranya banyak terjadi kejanggalan.   Setelah memberikan banyak keterangan kepada satreskrim Polsek Tukdana, pihak keluarga dan Kanit Reskrim Polsek Tukdana memiliki penasaran besar atas temuan mayat tersebut, oleh karena itu jajaran Polsek Tukdana bekerja sama dengan polres Indramayu akan terus berupaya mencari petunjuk guna mengungkap tabir misteri kematian Asep.   Asidin, ayah dari Alm Asep di dampingi Kiki Arindi, Anggota DPRD kabupaten Indramayu dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) sangat berharap kepada Satreskrim Polsek Tukdana serta Jajaran Polres Indramayu, agar dapat mengungkap tabir misteri kematian anaknya.   Semntara itu, Kiki Arindi akan mengawal tabir misteri kematian Asep hingga dapat di temukan penyebab kematian Asep, Kiki juga berharap agar pihak kepolisian dapat segera mungkin mengungkap tabir misteri kematian Asep   “Kami memohon kepada Polres Indramayu Jajaran Polda Jabar agar dapat mengungkap tabir misteri kematian Asep, saya melihat kematian Asep sangat janggal, apakah Asep korban dari pembegalan hingga pembunuhan atau kasus kecelakaan. Dari barang barang yang di miliki Asep, di antaranya sepeda motor honda Vario hingga handphone milik Asep raib entah kemana. Saya melihat Foto-fotonya Almarhum Asep juga sangat janggal karna yang saya tahu Asep adalah anak yang baik,”ucapnya.   Lanjut ia menjelaskan, terkait otopsi yang dijelaskan pihak kepolisian dirinya menduga kuat bahwa putranya meninggal secara misterius yang ditemukan mengapung diatas permukaan air dengan kondisi tidak terindikasi adanya kekerasan.   Dari hasil otopsi baru hasil sementara, dan masih terus berproses,”jelasnya.   Dari tabir misteri kematian Asep yang mengapung di sungai Cipelang, Desa Rancajawat menjadi PR bagi kepolisian Polsek Tukdana Jajaran Polres Indramayu.   “Semoga pihak kepolisian Polsek tukdana Jajaran polres Indramayu Polda Jabar bisa sesegera mungkin mengungkap nya,”tutupnya. (Didi saputra)

Ketua FRIC Jatim Kunjungi Rutan Kelas I Surabaya, Tekankan Pengawasan dan Integritas Petugas 

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin, melakukan kunjungan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya, Selasa (30/12/2025). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi sekaligus fungsi pengawasan terhadap penerapan tata tertib dan sistem keamanan di dalam rutan. Dalam kunjungan itu, Imam Arifin diterima langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas I Surabaya, Hengki Giantoro. Pertemuan berlangsung terbuka dan dialogis, membahas sejumlah isu strategis, mulai dari keamanan rutan, pengawasan terhadap warga binaan, hingga komitmen menjaga integritas dan profesionalisme petugas pemasyarakatan. Imam Arifin menegaskan bahwa FRIC sebagai lembaga kontrol sosial memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong terwujudnya sistem pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan berkeadilan. “Kami ingin memastikan aturan ditegakkan tanpa pandang bulu. Keamanan rutan dan disiplin petugas adalah kunci utama dalam menjaga marwah hukum,” tegas Imam Arifin. Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan berlapis guna mencegah potensi pelanggaran di dalam rutan, termasuk penyalahgunaan fasilitas, peredaran barang terlarang, serta kelalaian pengamanan yang berpotensi mencederai kepercayaan publik. Sementara itu, Kepala KPR Rutan Kelas I Surabaya, Hengki Giantoro, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan pihaknya terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pengamanan dan pelayanan pemasyarakatan. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi konstruktif antara FRIC DPW Jawa Timur dan jajaran pemasyarakatan, demi terciptanya penegakan hukum yang berintegritas dan berkeadilan di Jawa Timur. Anugrah

Dikonfirmasi Dugaan “Tangkap Lalu Lepas”, Ditresnarkoba Polda Jatim Diam: Ada Apa?

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com-  Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait dugaan dilepasnya seorang pengguna narkoba tanpa kejelasan proses hukum. Sikap diam aparat ini bukan hanya memicu tanda tanya, tetapi juga memperkuat kecurigaan publik akan adanya kejanggalan serius dalam penanganan perkara narkotika tersebut.   Upaya konfirmasi berulang kali yang dilakukan awak media tidak mendapat respons sedikit pun. Tidak ada klarifikasi, tidak ada penjelasan prosedural, bahkan pernyataan normatif yang lazim disampaikan institusi penegak hukum pun tak muncul. Padahal, tindak pidana narkotika dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang semestinya ditangani secara transparan dan akuntabel.   Alih-alih meredam keresahan, sikap membisu Ditresnarkoba Polda Jatim justru mempertebal dugaan publik soal praktik “tangkap lalu lepas”—isu laten yang selama ini kerap mencuat namun jarang dibuka secara terang-benderang.   Berdasarkan keterangan narasumber, Ditresnarkoba Polda Jatim diketahui mengamankan seorang lelaki berinisial P pada Rabu, 17 Desember, di sebuah rumah indekost di kawasan Jalan Setro, Surabaya. Namun, penanganan kasus tersebut dinilai janggal karena dalam waktu singkat terduga justru dikabarkan telah bebas.   “Kemarin Polda Jatim mengamankan P, tapi belum sampai 10 hari sudah keluar. Informasi dari salah satu keluarganya, untuk bisa keluar harus mengeluarkan nominal puluhan juta,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.     Informasi ini tentu menjadi alarm keras. Jika benar terjadi, maka dugaan tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan berpotensi mengarah pada penyalahgunaan kewenangan dan praktik transaksional dalam penegakan hukum narkotika.   Sejumlah penggiat anti narkoba di Jawa Timur menilai, dugaan semacam ini adalah tamparan keras bagi komitmen Polri dalam memerangi narkoba. Mereka menegaskan, tidak boleh ada ruang abu-abu dalam penanganan perkara yang merusak masa depan generasi bangsa.   “Kalau memang dilepas karena rehabilitasi, tunjukkan dasar hukumnya secara terbuka. Jika tidak, publik sangat wajar curiga. Diamnya aparat bukan solusi, justru memperkuat dugaan adanya permainan kotor,” tegas Saiful, salah satu pegiat anti narkoba.   Publik pun mempertanyakan konsistensi penegakan hukum. Di satu sisi, masyarakat kecil kerap diproses cepat, keras, dan tanpa kompromi. Namun di sisi lain, muncul dugaan adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu. Hukum kembali diuji: benar-benar ditegakkan, atau diperjualbelikan? Tajam ke bawah, tumpul ke atas?   Hingga berita ini diturunkan, Ditresnarkoba Polda Jawa Timur tetap enggan memberikan keterangan resmi. Situasi ini memicu desakan agar Divisi Propam Polri dan Itwasum Mabes Polri segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan internal secara menyeluruh.   Publik menuntut kejelasan, bukan pembiaran. Sebab dalam perkara narkoba, diamnya aparat bukan sekadar sikap pasif, melainkan dapat dibaca sebagai kegagalan menjawab kecurigaan publik sekaligus ancaman serius terhadap kepercayaan masyarakat pada institusi penegak hukum.   Redaksi