Tanjabtim – Liputanjatimbersatu.com.
Police Goes to School dalam rangka binluh di ruang Aula MIS NURUL IMAN, Jln. Yogyakarta Rt. 07 SK 7 Desa Rantau Makmur Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjab Timur (18/05/2026)
Kegiatan dilaksanakan Kapolsek Berbak melalui Ps Kanit Reskrim
AIPTU MHD. NUUR, HSB . Para Polisi disambut pihak sekolah ,
Kepala Sekolah KARWIJAYA, S. Pd, Majelis guru
dan seluruh Siswa/i Kls I s/d Kls VI yg berjumlah 70 Orang
Kegiatan diawali Sambutan Kepala Sekolah ” Terima kasih kepada Polisi Polsek Berbak telah sempatkan memberikan pembinaan dan penyuluhan di sekolah kami semoga bisa bermanfaat materi yang disampaikan mencegah adanya bulliying dan kekerasan disekolah kami ini “.
Dilanjutkan Pemberian Materi BULLIYING dn ANTI KEKERASAN di SEKOLAH oleh Kanit Reskrim Aiptu Nuur Hasibuan
“Apa itu bulliying ” tindakan agresif yang dilakukan berulang kali oleh individu atau kelompok terhadap korban yang lebih lemah dengan tujuan menyakiti menakuti atau mengendalikan dapat terjadi secara langsung atau tidak secara langsung. Jenis bulliying yaitu Verbal : sikap mengejek mengancam menghina menyebarkan gosip lisan maupun tertulis
Fisik : melakukan pemukulan, menendang, mendorong, menjambak dan meludahi
Menyerang sosial , Siber, Psikologis dan finansial.
Terkait tindakan kekerasan ” kekerasan sekolah merupakan isu yang kompleks dan faktor penyebabnya bisa berlapis menurut peneliti tunjangan sosial kemiskinan ekstrem dan pemikiran sosial menjadi berapa pemicu tindak kekerasan di sekolah .
Tindakan fisik berupa tawuran , penganiayaan , perkelahian ,dll.
Sementara tindakan Psikis : pengecualian , penolakan , penghinaan, teror dan mempermalukan dimuka umum
Maka kepada siswa untuk menghindari hal tersebut agar tercipta situasi damai dan kondusif ” pungkas Kanit
(Dody -FRIC)

