TANJAB TIMUR, LiputanJatimBersatu.com – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Kapolsek Rantau Rasau, Iptu Sumitra, S.E., melaksanakan kegiatan pengecekan penanaman bibit jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, (04/07/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik masyarakat yang dikelola oleh Kelompok Tani Dimas 2, berlokasi di SK 25, Desa Karya Bhakti, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Lahan yang dipersiapkan untuk penanaman memiliki luas sekitar 4 hektare dan berada di bawah kepemimpinan Ketua Kelompok Tani Dimas 2, Fajar. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi lahan telah dibersihkan dan dinyatakan siap untuk dilakukan penanaman bibit jagung.
Penanaman bibit jagung dilakukan oleh Kelompok Tani Dimas 2 dengan target produksi mencapai sekitar 20 ton pada masa panen mendatang. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi jagung sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Perwakilan Kelompok Tani Karya Bhakti menyampaikan bahwa apabila tidak mengalami kendala, tanaman jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada November 2026.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Rantau Rasau Iptu Sumitra S.E., menyampaikan dukungan penuh kepada para petani agar terus bersemangat dalam mengelola lahan pertanian. Ia juga meminta Kelompok Tani Dimas 2 untuk terus berkoordinasi dan menyampaikan berbagai kebutuhan maupun kendala yang dihadapi selama proses budidaya hingga masa panen.
“Diharapkan kelompok tani dapat menyampaikan segala kebutuhan yang diperlukan selama proses penanaman hingga panen. Dengan adanya sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, hasil panen diharapkan dapat mencapai target bahkan lebih optimal,” ujar Iptu Sumitra.
Melalui kegiatan monitoring ini, Polsek Rantau Rasau menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian serta memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung.
(Red)

