Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Barakallah Fii Umrik! Pimred Liputanjatimbersatu Beri Doa Tulus di Ultah ke-35 Putri Abdul Munif

SIDOARJO, LiputanJatim Bersatu.com- Suasana penuh bahagia menyelimuti insan media Jawa Timur. Pimpinan Redaksi liputanjatimbersatu.com, Imam Arifin, menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus kepada Wulan Oktaviani, putri tercinta dari Bapak Abdul Munif, Pimpinan Redaksi locusdelictinews.com, yang merayakan anniversary ke-35 tahun.

Momen ini menjadi bentuk apresiasi dan silaturahmi antar media di Jawa Timur.

Dalam keterangannya, Imam Arifin menyampaikan doa terbaik di usia baru Wulan.

“Barakallah fii umrik di usia 35 tahun. Semoga makin bijak, senantiasa bahagia, dan membawa kebanggaan selalu untuk kedua orang tuamu,” ujar Imam Arifin, Kamis (29/10/2026).

Ia berharap, di usia ke-35 ini Wulan senantiasa diberi kesehatan dan kesuksesan.

“Semoga di usia yang baru ini, kamu selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan yang melimpah, serta kesuksesan dalam setiap langkahmu,” tambahnya.

Sebagai penutup, Imam Arifin menyelipkan pantun penuh makna:

Laut biru terlihat tenang,

ombak datang menyentuh daratan.

Di usia ke-35 semoga makin senang,

diberkahi kesehatan dan kelimpahan.

Ucapan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi Wulan Oktaviani untuk terus berkarya dan menjadi kebanggaan keluarga serta insan media.

(Aldi Saputra)

More To Explore

Fashion

Barakallah Fii Umrik! Pimred Liputanjatimbersatu Beri Doa Tulus di Ultah ke-35 Putri Abdul Munif

SIDOARJO, LiputanJatim Bersatu.com- Suasana penuh bahagia menyelimuti insan media Jawa Timur. Pimpinan Redaksi liputanjatimbersatu.com, Imam Arifin, menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus kepada Wulan Oktaviani, putri tercinta dari Bapak Abdul Munif, Pimpinan Redaksi locusdelictinews.com, yang merayakan anniversary ke-35 tahun. Momen ini menjadi bentuk apresiasi dan silaturahmi antar media di Jawa

Fashion

Mengapa Allah Tidak Menjodohkan Qais dan Layla? Cinta yang Terlalu Suci Untuk Dunia

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com Kisah Qais dan Layla sudah berabad-abad menjadi simbol cinta paling tragis dalam sejarah sastra Arab dan Islam. Saling mencintai, saling merindukan, tapi tak pernah bersatu dalam pernikahan. Lalu muncul pertanyaan yang sampai hari ini masih menggema: Kenapa Allah tidak menjodohkan mereka? Qais bin Al-Mulawwah jatuh cinta pada Layla