Liputan Jatim Bersatu

Mafia Kabel Primer Diduga Berulah Lagi di Sumbersuko Lumajang, 13 Titik Galian Misterius

Lumajang – LiputanJatimBersatu,com. Dugaan aktivitas mafia kabel primer kembali mengemuka di wilayah hukum Polres Lumajang. Tadi malam, warga menemukan adanya galian baru sebanyak 13 titik yang tersebar di sepanjang jalan Sumbersuko. Aktivitas tersebut menimbulkan tanda tanya besar, lantaran tidak disertai papan informasi proyek maupun kejelasan dari pihak terkait.

 

Menurut keterangan warga, galian itu muncul secara tiba-tiba pada malam hari. Sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas dengan cepat, seakan-akan terburu-buru untuk menyelesaikan pekerjaan. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa galian tersebut bukan bagian dari proyek resmi, melainkan praktik ilegal yang berkaitan dengan maraknya pencurian kabel primer milik PT Telkom.

 

“Setiap malam ada saja galian baru. Kemarin sudah ada bekas galian yang ditutup seadanya, sekarang muncul lagi 13 titik baru. Kami khawatir kalau ini ulah kelompok yang biasa disebut mafia kabel,” ujar salah satu warga sekitar.

 

Warga juga mengeluhkan dampak langsung dari galian tersebut. Selain menimbulkan kerusakan di bahu jalan, aktivitas itu membahayakan pengguna kendaraan, terutama saat malam hari ketika penerangan terbatas. Lubang-lubang kecil yang ditinggalkan rawan menyebabkan kecelakaan.

 

Lebih jauh, praktik galian tanpa izin resmi ini juga dikhawatirkan berimbas pada gangguan jaringan komunikasi. Jika benar kabel primer Telkom yang menjadi sasaran, maka kerugian tidak hanya dialami oleh perusahaan, melainkan juga ribuan pelanggan yang bisa terdampak akibat terputusnya layanan internet maupun telepon.

 

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Telkom Indonesia maupun aparat kepolisian setempat. Namun warga mendesak agar Polres Lumajang segera mengambil langkah tegas untuk mengusut keberadaan galian misterius tersebut.

 

“Kalau memang proyek resmi, harus jelas siapa pelaksananya. Tapi kalau ini ulah pencuri kabel, maka polisi wajib bertindak. Jangan sampai masyarakat jadi korban,” tegas seorang tokoh masyarakat di Sumbersuko.

 

Fenomena pencurian kabel Telkom memang bukan hal baru di Jawa Timur. Beberapa waktu terakhir, aksi serupa juga marak terjadi di Mojokerto, Surabaya, hingga Jember. Modusnya hampir sama, yakni dengan menggali jalur kabel primer di malam hari, kemudian memotong kabel untuk dijual sebagai tembaga atau material bekas dengan harga tinggi.

 

Kini, masyarakat Sumbersuko menaruh harapan besar kepada aparat kepolisian dan pihak terkait untuk segera turun ke lapangan, memeriksa 13 titik galian tersebut, dan memastikan bahwa praktik mafia kabel benar-benar diberantas hingga ke akarnya.

More To Explore

Fashion

Tanam Jagung Raya 40 Hektare di Pidie, Polda Aceh dan Petani Muda Perkuat Ketahanan Pangan Nasional ‎

Pidie, LiputanJatimBersatu.com – Semangat mewujudkan swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Polda Aceh bersama Petani Muda Aceh menggelar kegiatan Pula Jagong Raya (Tanam Jagung Raya) di Gampong Blang Leun, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Sabtu (13/6/2026). ‎ ‎Kegiatan yang dipusatkan di lahan pertanian seluas 40

Fashion

Densus 88 AT Polri Berikan Penghargaan Dari Kapolri Kepada Tokoh Masyarakat Berperan Cegah Paham Radikalis Terorisme di Provinsi Jambi

Jambi, LiputanJatimBersatu.com – Peran Tokoh masyarakat membantu Polri dalam upaya pencegahan paham radikal dan terorisme, Kapolri memberikan penghargaan. Pemberian penghargaan oleh Kapolri melalui Kasatgaswil Jambi Densus 88 AT Polri kepada Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dalam Pencegahan Paham Radikal Terorisme di Provinsi Jambi kepada KH. PARLINDUNGAN HASIBUAN, S.Ag.,. Kh Parlindungan