Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Maraknya Sabung Ayam di Dusun Glagah Mojokerto, Polisi Pastikan Akan Tindak Lanjuti

Mojokerto, LiputanJatimBersatu,com. Aktivitas sabung ayam kembali mencuat di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kali ini, arena sabung ayam disebut marak beroperasi di wilayah Dusun Glagah. Meski dilakukan secara sembunyi-sembunyi, kegiatan itu dinilai cukup meresahkan warga karena kerap mengundang kerumunan dan disinyalir menjadi ajang perjudian.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, praktik sabung ayam tersebut biasanya digelar pada siang hingga sore hari. Lokasi yang dipilih para pelaku kerap berada di area persawahan dan lahan kosong, sehingga sulit terdeteksi aparat. Warga sekitar mengaku resah, sebab selain memicu kebisingan, kegiatan itu juga berpotensi memancing tindak kriminal lain.

 

“Kalau sudah ada sabung ayam, banyak orang luar desa yang datang. Kadang mereka parkir sembarangan, bikin macet, bahkan ribut soal taruhan,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Menanggapi laporan masyarakat tersebut, Kapolsek setempat memastikan pihaknya akan segera turun tangan. “Kami akan tindak lanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan praktik sabung ayam di Dusun Glagah. Kami tidak akan membiarkan adanya kegiatan yang melanggar hukum, apalagi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” tegas Kapolsek saat dikonfirmasi, Jumat (03/10/2025).

 

Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak ikut terlibat ataupun mendukung praktik sabung ayam dalam bentuk apapun. “Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi. Jika mengetahui lokasi atau waktu pelaksanaan sabung ayam, segera laporkan. Identitas pelapor akan kami jaga,” tambahnya.

 

Sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP, segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam, merupakan tindak pidana dengan ancaman hukuman penjara. Polisi menegaskan, penindakan tidak hanya menyasar penyelenggara, tetapi juga para pemain dan penonton yang ikut terlibat dalam taruhan.

 

Hingga saat ini, aparat disebut tengah melakukan pemetaan lokasi serta mengumpulkan informasi tambahan untuk memastikan langkah penindakan. Warga pun berharap aparat bertindak tegas agar praktik sabung ayam yang dinilai sudah berlangsung cukup lama ini benar-benar bisa dihentikan.

 

“Harapan kami, polisi benar-benar menutup arena sabung ayam itu. Karena kalau tidak, pasti akan terus jalan,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

 

Redaksi

More To Explore

Fashion

Gelar Green Policing di Pantai Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bersihkan Lingkungan dan Bagikan Sembako

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempererat kepedulian sosial melalui aksi Green Policing di kawasan Pantai Kenjeran, Jumat (23/10/2026). Selain menggelar kerja bakti pembersihan pesisir, jajaran kepolisian juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga setempat. Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolres

Fashion

FRIC Jatim Bersuara Keras! Dugaan Tangkap Lepas di Peneleh Harus Dijelaskan

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com — Informasi mengenai dugaan tangkap lepas terhadap seseorang berinisial atau bernama M Sama A di kawasan Peneleh, Surabaya, menjadi perhatian Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur. Organisasi wartawan tersebut meminta Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi resmi terkait informasi dugaan pengamanan pada 9 Oktober 2026 dan kabar