Liputan Jatim Bersatu

Polisi Ungkap Peran Very, Yang Jadi Dasar Penetapan Tersangka

 

Polda Jabar mengungkap soal proses hukum terhadap Very Kurnia Kusumah. Very diketahui salah satu dari puluhan tersangka yang diamanakan, saat aksi ricuh unjuk rasa di Gedung DPRD Jabar, akhir Agustus kemarin.

 

Very diamankan pada Sabtu (30/8), malam. Dan penangkapan terhadap Very pun tertuang dengan dibuatnya dibuatkan Laporan Polisi Model A Nomor: LP/A/10/VIII/SPKT/Ditreskrimum/Polda Jabar.

 

Hasil pemeriksaan terhadap Very terungkap, jika Very saat kejadian turut dalam aksi unjuk rasa. Very bahkan katanya melakukan pelemparan kepada petugas yang melaksanakan pengamanan, Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Pos Penjagaan, dan kendaraa Dinas Polri.

 

Saat malam hari sebelum ditangkap, Very pun katanya melakukan pelemparan kepada petugas sekitar pukil 19.30 WIB dengan menggunakan batu pecahan trotoar yang ada di pinggir jalan.

 

“Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan adanya peristiwa tindak pidana (yang dilakuakan Very). Sehingga pda 31 Agustus 2025 penyidik pun lakukan gelar perkara,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H Jum’at (3/10/2025)

 

Selang seharinya, pada 1 September 2025 penyidik menetapkan Very sebagai tersangka bersama beberapa orang lainnya.

 

Dalam penetapan Very sebagai tersangka, polisi telah melakukan juga pemeriksaan kepada beberapa orang saksi. Pada kesaksiannya, melihat Very dan beberapa perserta aksi unjuk rasa lainnnya melihat tersangka Very melakukan aksi pelemparan. Bahkan beberapa saksi turut menjadi korban pelemparan yang dilakukan tersangka Very.

 

Polisi juga turut mengamankan baru trotoar yang dipakai tersangka saat turut melakukan aksi unjuk rasa. Termasuk hasil visum dari mereka yang terkena lemparan batu.

 

Kepada penyidik, tersangka pun mengakui sempat berteriak dengan umpatan kepada aparat pengamanan, sambil melemparkan baru ke arah petigas yang berjaga.

 

Bandung 3 Oktober 2025

 

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

More To Explore

Fashion

Demo Dugaan Malapraktik RSIA Puri Bunda Memanas, Dinkes Pamekasan Didesak Jangan Jadi Tameng Rumah Sakit

PAMEKASAN, LiputanJatimBersatu.com – Gelombang protes terhadap dugaan malapraktik di RSIA Puri Bunda Madura semakin membesar. Puluhan massa dari Pemuda Indonesia menggeruduk Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Kamis (25/6/2026), menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban atas nasib seorang pasien yang diduga kehilangan rahim akibat tindakan medis yang kini dipersoalkan. Massa menilai persoalan ini

Fashion

Kortastipidkor Geledah Bea Cukai Juanda, Usut Dugaan Suap Kasus Ponsel Ilegal Rp 235 Miliar

Sidoarjo, LiputanJatimBersatu.com – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri melakukan penggeledahan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, (24/06/2026). Tindakan ini merupakan langkah pengembangan dari kasus pengungkapan penyelundupan 76.756 unit ponsel ilegal asal Tiongkok milik PT TSL, yang