Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Moh. Wijdan Terpilih Sebagai Ketua Korwil PKDI Madura Raya: Diharapkan Jadi Motor Penguatan Solidaritas dan Pembangunan Desa

Sampang, LiputanJatimBersatu,com. Moh. Wijdan resmi terpilih sebagai Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Madura Raya. Terpilihnya Wijdan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, terutama para kepala desa di empat kabupaten se-Madura yang menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru dalam memperkuat sinergi dan solidaritas sesama kepala desa.

 

Pemilihan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting bagi PKDI Madura Raya. Organisasi ini dikenal sebagai wadah persaudaraan dan perjuangan kepala desa, dengan fokus pada penguatan kapasitas, advokasi kebijakan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan desa.

 

Dalam kesempatan tersebut, Moh. Wijdan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan niat tulus untuk memajukan desa-desa di Madura.

 

“Bagi saya, amanah ini adalah panggilan untuk memperkuat persatuan kepala desa se-Madura. Kita harus bergandeng tangan membangun desa secara maksimal, karena desa adalah pondasi utama pembangunan bangsa,” ujar Wijdan dalam sambutannya.

 

Sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat menilai sosok Moh. Wijdan sebagai figur yang komunikatif, memiliki kedekatan emosional dengan para pemimpin desa, serta dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Hal ini dinilai menjadi modal kuat bagi dirinya untuk membawa PKDI Madura Raya ke arah yang lebih progresif dan profesional.

 

Selain itu, terpilihnya Moh. Wijdan juga diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara kepala desa, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat, terutama terkait berbagai persoalan klasik yang sering dihadapi desa—mulai dari pengelolaan anggaran, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga penanganan masalah sosial yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

 

Beberapa agenda strategis disebut akan menjadi prioritas PKDI Madura Raya di bawah kepemimpinan Wijdan, di antaranya:

 

1. Penguatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan, pendampingan, dan peningkatan kompetensi.

 

 

2. Memperkuat persaudaraan dan komunikasi antar-kepala desa, agar tercipta kesatuan visi dalam pembangunan desa.

 

 

3. Advokasi terhadap berbagai kebijakan yang menyangkut anggaran, regulasi desa, dan perlindungan hukum bagi kepala desa.

 

 

4. Mendorong inovasi program desa, terutama dalam sektor ekonomi, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

 

 

 

Tak hanya itu, PKDI Madura Raya juga diharapkan menjadi kekuatan moral yang mampu menjaga marwah dan kehormatan kepala desa, serta menjadi ruang untuk menyelesaikan berbagai persoalan internal dengan semangat kekeluargaan.

 

Salah satu perwakilan kepala desa yang hadir menyampaikan apresiasi mendalam atas terpilihnya Moh. Wijdan. “Beliau adalah sosok yang tepat. Kami percaya PKDI di bawah kepemimpinannya akan semakin solid, kompak, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan desa,” ungkapnya.

 

Terpilihnya Moh. Wijdan diyakini akan membawa angin segar bagi PKDI Madura Raya. Dengan semangat persaudaraan dan visi pembangunan yang kuat, para kepala desa berharap kepemimpinan baru ini mampu memajukan desa-desa di Madura secara merata, serta mempertegas peran PKDI sebagai organisasi strategis dalam menyuarakan aspirasi desa.

 

Anugrah

 

More To Explore

Fashion

Gelar Green Policing di Pantai Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bersihkan Lingkungan dan Bagikan Sembako

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempererat kepedulian sosial melalui aksi Green Policing di kawasan Pantai Kenjeran, Jumat (23/10/2026). Selain menggelar kerja bakti pembersihan pesisir, jajaran kepolisian juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga setempat. Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolres

Fashion

FRIC Jatim Bersuara Keras! Dugaan Tangkap Lepas di Peneleh Harus Dijelaskan

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com — Informasi mengenai dugaan tangkap lepas terhadap seseorang berinisial atau bernama M Sama A di kawasan Peneleh, Surabaya, menjadi perhatian Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur. Organisasi wartawan tersebut meminta Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi resmi terkait informasi dugaan pengamanan pada 9 Oktober 2026 dan kabar