Surabaya, LiputanJatimBersatu,com. Para jagal sapi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian melakukan musyawarah depan Serambi ampel. Kel. Sidotopo Kec. Semampir Kota Surabaya. Jum’at, (21/11/2025). Pukul 16:30 WIB.
Dalam musyawarah tersebut, para jagal RPH Pegirian menolak rencana pemindahan RPH Pegirian yang direncanakan oleh Komisi B Kota Surabaya. Mereka khawatir tentang keamanan dan kenyamanan di lokasi RPH baru, yang dinilai rawan kecelakaan dan tindak kejahatan.
“Apakah Komisi B Dprd kota Surabaya akan bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan para jagal, penjual, dan konsumen yang hendak mengambil stok daging di RPH yang baru?” tanya H Abd selaku kordinator Penolakan
Musyawarah tersebut dihadiri oleh para jagal sapi, penjual, dan pekerja RPH Pegirian. Mereka berharap agar pemerintah/Komisi B Dprd kota Surabaya mengkaji ulang rencana pemindahan RPH Pegirian dan memperhatikan dampaknya bagi warga kota Surabaya yang mengais rejeki di RPH Pegirian.
“Komisi B Dprd kota Surabaya harus benar-benar memperhatikan dampaknya bagi warga kota Surabaya yang mengais rejeki di RPH Pegirian,” kata salah satu peserta musyawarah.
Para Jagal Sapi Akan Menggelar aksi damai /Demo ke kantor komisi B Kota Surabaya’ untuk Penolakan Pemindahan Rph Pegirian,
“Jadi pada intinya, kami semua menolak kebijakan ini, tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan perlawanan untuk mempertahankan tempat mengais rezeki kami,” Pungkasnya.
H. Julianto

