Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Polres Bondowoso Dirikan Pos Unik dan Layanan Gratis Bagi Pemudik Nataru

BONDOWOSO – LiputanJatimBersatu,com. Operasi Lilin Semeru 2025 – 2026, Polres Bondowoso Polda Jawa Timur mendirikan 3 Pos yang salah satunya mempunyai design unik bergaya Joglo (rumah adat Jawa).

 

Tiga pos tersebut terdiri dari satu pos pelayanan (Posyan) di Alun-alun Ki Bagus Asra, dan 2 pos pengamanan (Pospam) di Kecamatan Maesan dan Kecamatan Tapen.

 

Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, pos tersebut akan beroperasi selama sekitar 14 hari atau hingga 3 Januari 2025.

 

AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan setiap Pospam disiagakan personel Polri,TNI, tim dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta sejumlah relawan.

 

“Setiap Pos kita siagakan personel 24 jam,” ujarnya Minggu (21/12).

 

Sementara itu Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby, menyampaikan bahwa posyan dan pospam didirikan di wilayah perbatasan antara Bondowoso dari arah Jember dan dari arah Situbondo.

 

“Bagi masyarakat yang sedang mudik atau berlibur di Bondowoso, silahkan manfaatkan layanan gratis di Pos yang kami sediakan,” ujar Iptu Bobby.

 

Khusus di Posyan Alun – alun, sisi kanan dan kiri disediakan cek kesehatan gratis, angkringan Semeru yang menyediakan kopi gratis, hingga tambal ban gratis.

 

“Kami menghimbau agar masyarakat tetap waspada apalagi di libur Nataru ini berpotensi cuaca ekstrem,” ujar Iptu Bobby.

 

Terlihat beberapa anggota gabungan sesekali melakukan sosialisasi di jalan raya agar masyarakat tetap tertib dan mematahui aturan lalu lintas.

 

“Himbauan untuk tertib lalulintas terus kita gelorakan, agar di libur Nataru ini masyarakat tetap merasa aman dan nyaman,” pungkasnya.

More To Explore

Fashion

Imam Arifin Sentil Keras Kapolsek Krembangan: Jangan Antial kritik, Jabatan Bukan Tempat Berlindung dari Pertanyaan Publik!

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin, melontarkan kritik keras terhadap persoalan pelayanan dan keterbukaan informasi yang menjadi sorotan di wilayah hukum Polsek Krembangan, Surabaya. Persoalan dugaan pemblokiran nomor wartawan saat melakukan konfirmasi terkait dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia yang berada di

Fashion

Imam Arifin Tantang Bantahan Kapolsek soal Laporan 110: Saya Sendiri yang Menghubungi, Mengapa Dibantah?

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Bantahan Kapolsek yang menyebut tidak ada pihak menghubungi layanan darurat kepolisian 110 menuai tanggapan dari Imam Arifin, Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur sekaligus Pimpinan Redaksi LiputanJatimBersatu. Imam secara tegas menyatakan bahwa dirinya telah tiga kali menghubungi layanan 110 untuk melaporkan dugaan pencurian kabel milik