Liputan Jatim Bersatu

Dirpolairud Polda Jambi Berikan Motivasi kepada Personel Tekankan Ketulusan dan Kesetiaan (23/12/25)

Jambi – LiputanJatimBersatu,com. Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, memberikan motivasi kepada personelnya. (23/12/25)

 

 

Dalam arahannya, Kombes Pol Agus Tri Waluyo menekankan bahwa ketulusan hati dan kesetiaan dalam menjalankan tugas merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan, baik dalam karier kepolisian maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Ia mengingatkan personelnya agar senantiasa bekerja dengan penuh keikhlasan, menjaga loyalitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan pengabdian.

 

Menurutnya, tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan personel yang tidak hanya profesional secara kemampuan, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen yang kuat.

 

Dengan ketulusan dan kesetiaan, setiap tugas dapat dilaksanakan secara maksimal dan membawa manfaat bagi institusi maupun masyarakat.

 

Kegiatan motivasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat kerja, memperkuat soliditas internal, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab personel Ditpolairud Polda Jambi dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

More To Explore

Fashion

Sat Reskrim Polres Sumedang Gandeng Disperindag Siapkan Bazar Pangan Murah, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat

SUMEDANG – Dalam upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumedang bersama Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Bazar Pangan Murah yang akan digelar dalam waktu dekat.   Koordinasi persiapan kegiatan tersebut dilaksanakan pada

Fashion

Diduga Dipersulit, Keluarga Pasien Pertanyakan Transparansi RSIA Puri Bunda Madura dalam Pemberian Rekam Medis

Pamekasan, LiputanJatimBersatu.com – RSIA Puri Bunda Pamekasan Madura menuai sorotan setelah keluarga seorang pasien mengaku kesulitan memperoleh salinan rekam medis, meski seluruh persyaratan yang diminta pihak rumah sakit disebut telah dipenuhi. Situasi ini memicu pertanyaan serius mengenai transparansi pelayanan serta komitmen rumah sakit dalam memenuhi hak-hak pasien. Persoalan semakin mengemuka