Liputan Jatim Bersatu

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfy Asegaf Tinjau Kesiapan Arus Nataru di Pelabuhan Bakauheni

BAKAUHENI, LAMPUNG – LiputanJatimBersatu,com. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfy Asegaf melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Penyeberangan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan personel dalam menghadapi lonjakan arus mudik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selasa, 23/12/2025.

 

Kapolda didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung dan disambut oleh GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba dan Kepala KSOP kelas IV Bakauheni Capt. Suratno serta stakeholder terkait. Peninjauan difokuskan pada titik-titik krusial seperti dermaga eksekutif, kantong parkir, hingga pos pengamanan terpadu.

 

Pada kesempatan itu Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Asegaf menyampaikan. Keamanan, keselamatan dan Kenyamanan Penumpang jadi Prioritas utama.

Irjen Pol Helfy Asegaf menegaskan bahwa Operasi Lilin Krakatau 2025 ini bertujuan untuk menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat yang akan menyeberang dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa maupun sebaliknya.

 

“Kami telah mengecek seluruh sarana dan prasarana di Pelabuhan Bakauheni. Koordinasi dengan pihak ASDP terus diperkuat, terutama terkait skema pengaturan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di pintu masuk pelabuhan,” ujar Kapolda di sela-sela peninjauannya.

 

Helfi Asegaf juga menjelaskan bahwa Polda Lampung telah menyiagakan ribuan personel yang tersebar di sepanjang jalur lintas serta titik-titik keramaian. Khusus di Bakauheni, pengamanan diperketat dengan melibatkan jajaran Satlantas Polda Lampung, anjing pelacak (K9) dan pemeriksaan rutin di area pintu masuk,

Juga dari Brimob Polda Lampung serta Satpolair Polda Lampung disiagakan sebagai antisipasi demi kesuksesan libur Nataru 2025-2026.

 

“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan hari ini relatif masih normal, belum ada peningkatan yang signifikan dan rata perhari ada 7 ribu sampai 8 ribu kendaraan yang melintas di pelabuhan Bakauheni,” ucap Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Asegaf.

 

Selain kesiapan teknis, Kapolda juga mengimbau pihak otoritas pelabuhan untuk terus memantau perkembangan cuaca dari BMKG. Hal ini penting mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang kerap mengalami gelombang tinggi di akhir tahun.

 

“Faktor keselamatan pelayaran adalah yang utama. Kami meminta nakhoda dan kru kapal untuk selalu waspada, serta memastikan manifes penumpang tercatat dengan akurat,” tegasnya.

 

Dalam pada itu sebutnya menghimbau untuk masyarakat dan kepada para calon penumpang, agar selalu menjaga kesehatan selama perjalanan, Tertib jaga keamanan pribadi dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Silahkan menggunakan jasa transportasi darat, laut maupun udara.

 

“Insya Allah, mudah mudahan dengan pengamanan yang dilakukan oleh Polda Lampung libur Nataru tahun ini berjalan dengan sukses, aman dan nyaman” pungkas Irjen Pol Helfy Asegaf.

 

Berdasarkan data dari ASDP, puncak arus mudik Nataru di Pelabuhan Bakauheni diprediksi akan terus meningkat hingga malam pergantian tahun, dengan dominasi kendaraan pribadi dan bus antarprovinsi. (Mdn)

More To Explore

Fashion

Merajut Integritas di Tengah Arus Digital, AMI Sukses Gelar Seminar Nasional dan Halal Bihalal di Hotel Morazen

Surabaya – Liputanjatimbersatu.com. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital, menjaga integritas menjadi tantangan sekaligus kebutuhan utama bagi setiap elemen masyarakat (24/04/26)   Menjawab tantangan tersebut, Aliansi Madura Indonesia (AMI) sukses menggelar Seminar Nasional dan Halal Bihalal yang berlangsung meriah di Hotel Morazen, Surabaya.   Kegiatan ini

Fashion

[24/4, 17.30] Arifin: *Perdagangan Manusia dan Penipuan Online: Luka Moral Bangsa yang Harus Dihentikan

Jakarta – Liputanjatimbersatu.com. Indonesia kembali diguncang oleh kasus perdagangan manusia serta penipuan dan judi online, terutama ke Kamboja dan Myanmar, yang diduga melibatkan jaringan elit pemerintahan dan oknum pejabat di lembaga resmi negara. Kejahatan ini bukan hanya mencederai hukum, tetapi juga menodai nilai kemanusiaan dan moral bangsa.   Informasi yang