Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Press conference akhir tahun 2025 Polrestabes Surabaya bersama kasat Reskrim dan Kasatlantas komitmen jaga keamanan kota Surabaya

Surabaya – LiputanJatimBersatu,com. Kapolrestabes Surabaya didampingi Kasatreskrim, Kasatlantas dan Kasihumas menyampaikan ucapan terima kasih atas sekalian selama 1 tahun ke belakang terutama terkait dengan pemberian informasi pada masyarakat terkait dengan hal-hal yang menyangkut tugas pokok Polri khususnya di Polrestabes Surabaya.

 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan berharap bahwa kerjasama ini terus kita dapat lanjutkan di tahun 2026 ini dan mudah-mudahan semakin baik dan juga semakin banyak hal-hal yang dibutuhkan masyarakat yang dapat informasikan melalui rekan awak media dan pada kesempatan sore hari ini perlu saya sampaikan beberapa hal yang dalam satu tahun ini telah kita laksanakan.

 

 

“pertama berkaitan dengan gangguan Kamtibmas yaitu untuk kasus-kasus yang menyangkut pidana konvensional di mana Dari hasil evaluasi antara tahun 2024 dan 2025 itu terjadi peningkatan kasus sebanyak 9% dan untuk penyelesaiannya terjadi peningkatan sebanyak 1% dan secara global itu kan maka pada tahun 2025 ini dapat dikatakan,”Jelas Kapolrestabes Surabaya pada saat Press Release.

 

Kapolrestabes Surabaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama masyarakat selama tahun 2025. Beberapa poin penting dari rilis Anev akhir tahun:

 

– Peningkatan kasus pidana konvensional sebesar 9% dibandingkan tahun 2024

 

– Penyelesaian kasus meningkat 1%

 

– Harapan untuk kerja sama yang lebih baik di tahun 2026

 

– Polrestabes Surabaya terus berupaya meningkatkan pelayanan dan informasi kepada masyarakat.

 

Sebagai penutup Press Release Kapolrestabes Surabaya mengajak masyarakat Surabaya saling membantu menjaga Kamtibmas Kota Surabaya.”pungkasnya

More To Explore

Fashion

Imam Arifin Sentil Keras Kapolsek Krembangan: Jangan Antial kritik, Jabatan Bukan Tempat Berlindung dari Pertanyaan Publik!

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin, melontarkan kritik keras terhadap persoalan pelayanan dan keterbukaan informasi yang menjadi sorotan di wilayah hukum Polsek Krembangan, Surabaya. Persoalan dugaan pemblokiran nomor wartawan saat melakukan konfirmasi terkait dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia yang berada di

Fashion

Imam Arifin Tantang Bantahan Kapolsek soal Laporan 110: Saya Sendiri yang Menghubungi, Mengapa Dibantah?

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Bantahan Kapolsek yang menyebut tidak ada pihak menghubungi layanan darurat kepolisian 110 menuai tanggapan dari Imam Arifin, Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur sekaligus Pimpinan Redaksi LiputanJatimBersatu. Imam secara tegas menyatakan bahwa dirinya telah tiga kali menghubungi layanan 110 untuk melaporkan dugaan pencurian kabel milik