Liputan Jatim Bersatu

FRIC Dukung Penuh Program MBG, Nyatakan SPPG Polri Terbaik 

Jambi – Liputanjatimbersatu.com.

Makan Bergizi Gratis (MBG ) adalah salah satu program mulia dari Presiden Republik Indonesia , dan Fast Respon Indonesia Center sangat mendukung penuh (11/03/2026)

 

Namun belakangan ini kejadian yang merusak program tersebut adalah keracunan makanan, tidak sesuai pemenuhan gizi dan lainnya .

 

Ketua Umum FRIC H.Dian Surahman “Menjelaskan Fast Respon Indonesia Center siap kawal program Presiden terkait MBG , karena Makan bergizi gratis dapat memiliki banyak manfaat, seperti:

1. *Meningkatkan Kesehatan*: Makanan bergizi dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh dan mencegah penyakit.

2. *Meningkatkan Energi*: Makanan bergizi dapat membantu meningkatkan energi dan konsentrasi.

3. *Meningkatkan Produktivitas*: Dengan tubuh yang sehat, seseorang dapat lebih produktif dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

4. *Meningkatkan Kualitas Hidup*: Makan bergizi gratis dapat membantu meningkatkan kualitas hidup, terutama bagi mereka yang tidak mampu membeli makanan bergizi.

5. *Mengurangi Kemiskinan*: Makan bergizi gratis dapat membantu mengurangi kemiskinan dengan mengurangi beban biaya makanan.

6. *Meningkatkan Kecerdasan*: Makanan bergizi dapat membantu meningkatkan kecerdasan dan kemampuan belajar.

7. *Meningkatkan Imun*: Makanan bergizi dapat membantu meningkatkan imun tubuh dan mencegah penyakit.

 

Namun, perlu diingat bahwa makan bergizi gratis harus disertai dengan gaya hidup sehat dan aktivitas fisik yang cukup.

 

Syarat untuk pengelola makan bergizi gratis:

1. *Izin Usaha*: Memiliki izin usaha dari Dinas Kesehatan atau lembaga terkait.

2. *Kualifikasi*: Memiliki kualifikasi dan pengalaman dalam pengelolaan makanan dan gizi.

3. *Fasilitas*: Memiliki fasilitas yang memadai, seperti dapur, ruang makan, dan peralatan masak.

4. *Sumber Daya Manusia*: Memiliki sumber daya manusia yang terlatih dan berpengalaman dalam pengelolaan makanan dan gizi.

5. *Sistem Manajemen*: Memiliki sistem manajemen yang efektif, seperti sistem pengawasan kualitas makanan dan sistem pengelolaan limbah.

6. *Kualitas Makanan*: Menyediakan makanan yang bergizi dan sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan.

7. *Keselamatan*: Memiliki sistem keselamatan yang memadai, seperti sistem pemadam kebakaran dan sistem deteksi kebocoran.

8. *Pengawasan*: Memungkinkan pengawasan oleh pihak berwenang untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan.

 

Pastikan untuk mematuhi semua syarat dan peraturan yang berlaku untuk mengelola makan bergizi gratis.

 

Jadi pelaksana MBG tersebut harus benar – benar dilakukan oleh yang bertanggung jawab dan mempunyai ahli gizi dan ahli kesehatan paling utama adalah pengawasan terhadap pelaksana MBG tersebut, dan dalam pantauan hanya SPPG Polri sebagai pengelola MBG yang terbaik , yang menjaga higenis , kebersihan dapur , cara pengelolaan masakan , disiplin dan paling penting kualitas dan gizi teruji ” tegas Dian

 

Jumlah SPPG Polri pengelola makan bergizi gratis di seluruh Indonesia sudah mencapai 1.160 unit dan terus bertambah. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 1.179 SPPG Polri pada Februari 2026. Targetnya, Polri akan memiliki 1.500 unit SPPG pada 2026

 

SPPG Polri ini merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak, melalui pemenuhan kebutuhan gizi. Program ini juga mendukung ekonomi lokal dengan menyerap tenaga kerja dan bahan pangan dari petani lokal” pungkas Ketum FRIC

 

Bukti nyata bahwa Polri serius mendukung program Presiden , dan Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada jajaran Polri serta tokoh masyarakat penggerak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo gencar meresmikan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di berbagai wilayah Indonesia, dengan target mencapai 1.500 unit pada 2026. SPPG ini mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah, bertujuan meningkatkan gizi anak-anak dan menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal.

 

Poin Penting SPPG Polri:

Peresmian Massal: Pada Februari 2026, dilaporkan 1.179 SPPG Polri diresmikan untuk mendukung program MBG secara masif.

 

Target & Jangkauan: Kapolri menargetkan 1.500 SPPG beroperasi pada 2026, yang jika beroperasi penuh, berpotensi melayani jutaan penerima manfaat.

 

Tujuan utama: Meningkatkan kualitas SDM melalui pemenuhan gizi anak (TK-SMA) guna menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja.

Fasilitas: SPPG dilengkapi dapur, alat masak, dan sistem distribusi untuk memastikan makanan bergizi gratis sampai ke anak-anak dengan higienis.

 

Pembangunan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan program nasional, termasuk di daerah terluar

(penulis : Dody FRIC Jambi)

More To Explore

Fashion

Bergerak Lebih Terarah, Team Uget-Uget Resmi Tetapkan Struktur Kepengurusan

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com. Setelah melalui proses diskusi dan musyawarah yang mendalam, organisasi Team Uget-Uget akhirnya mencapai kesepakatan penting dengan menetapkan struktur kepengurusan secara resmi. Keputusan tersebut dihasilkan dalam pertemuan yang digelar di Basecamp Jalan Tanjung Sadari No. 29, Surabaya. Seluruh anggota yang hadir mengikuti jalannya musyawarah dengan penuh kekeluargaan dan kebersamaan,

Fashion

Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas

Jakarta, LiputanJatimBersatu.com. Aliansi Madura Indonesia (AMI) menunjukkan langkah tegas dalam merespons polemik yang melibatkan Abu Bakar Al Habsyi. AMI secara resmi melaporkan persoalan tersebut kepada Presiden Republik Indonesia melalui Sekretariat Negara Republik Indonesia (Setneg).   Langkah ini menjadi bentuk eskalasi serius setelah sebelumnya AMI melayangkan kritik keras dan desakan terbuka