Surabaya, LiputanJatimBersatu.com. Maraknya aksi pencurian kabel di wilayah hukum Polrestabes Surabaya kian meresahkan masyarakat. Ironisnya, berbagai kejadian berulang tersebut dinilai belum ditangani secara maksimal oleh aparat penegak hukum (APH).
Salah satu kejadian terbaru terjadi di kawasan Bakti, Kecamatan Krembangan, pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kasus serupa yang belum menunjukkan penanganan tegas.
Sejumlah warga mengeluhkan lemahnya penindakan terhadap para pelaku yang seolah bebas beraksi tanpa efek jera. Praktik pencurian ini bahkan disebut terjadi di sejumlah titik dan terus berulang, tanpa adanya langkah nyata dari aparat.
“Kejadian seperti ini bukan sekali dua kali. Tapi sampai sekarang masih saja terjadi. Seolah-olah wilayah ini ‘diobok-obok’ tanpa ada tindakan nyata,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Aksi pencurian kabel tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum dan layanan masyarakat. Beberapa kasus bahkan menyebabkan terganggunya penerangan jalan umum hingga membahayakan pengguna jalan.
Kondisi ini memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa aparat terkesan “melempem” dalam menangani kasus tersebut. Minimnya informasi terkait pengungkapan pelaku semakin memperkuat anggapan tersebut.
Masyarakat pun mendesak agar pihak Polrestabes Surabaya segera mengambil langkah tegas dan terukur untuk memberantas jaringan pencurian kabel yang diduga telah terorganisir. Selain itu, warga juga berharap adanya peningkatan patroli serta pengawasan di titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terus berulang.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edi, belum memberikan keterangan.
Sementara itu, Kapolsek Bubutan Surabaya, Kompol Sandi Putra, S.I.K., M.Si., CPHR, saat dikonfirmasi memberikan respons. Ia menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima informasi dari media.
“Terima kasih mas informasinya. Kami baru mendapat laporan dari rekan-rekan media siang ini. Kalau memang masuk wilayah Bubutan, nanti malam kami tindak, mengingat mereka biasanya beraksi pada malam hari,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait langkah konkret dan hasil penindakan terhadap maraknya pencurian kabel di wilayah tersebut.
Red/ Anugrah

