Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Warga Ketapang Daya Adukan Dugaan Persoalan PBB dan Sertifikat Tanah, Minta Aparat Usut Tuntas

SAMPANG — Liputanjatimbersatu.com. Seorang warga Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, ABD Rohim, mengadukan persoalan tanah yang menurut keterangannya telah dikuasai dan ditempati sejak puluhan tahun lalu. Ia meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap riwayat tanah, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), data SISMIOP, hingga proses penerbitan sertifikat atas sebagian tanah tersebut.

ABD Rohim menerangkan, tanah yang dipersoalkan merupakan tanah atas nama Sanoeti–Sanoedi, Persil 24a, dengan luas sekitar 550 meter persegi. Menurut keterangannya, pembayaran PBB atas objek tersebut telah dilakukan sejak sekitar tahun 1951 hingga 2018.

Namun, ia mengaku setelah tahun 2018 pembayaran PBB atas objek tersebut tiba-tiba tidak dapat dilakukan lagi. Ia juga menyatakan tidak pernah menerima pemberitahuan yang jelas mengenai alasan penghentian atau penutupan data PBB tersebut.

“Selama ini kami menguasai dan menempati tanah tersebut. Kami juga melakukan pembayaran PBB. Tetapi kemudian kami tidak diperbolehkan lagi membayar pajak dan tidak mendapatkan penjelasan yang jelas,” ujar ABD Rohim dalam keterangannya.

Persoalan semakin serius setelah, menurut ABD Rohim, ditemukan adanya dugaan perubahan atau hilangnya data/peta bidang yang berkaitan dengan SISMIOP pada sekitar tahun 2018.

Ia juga mempersoalkan sebagian bidang tanah yang menurut keterangannya kemudian dikuasai pihak lain dan dikaitkan dengan Sertifikat Nomor 1123 atas nama Hj. Nawawi.

ABD Rohim mempertanyakan dasar dan proses penerbitan sertifikat tersebut. Ia meminta agar instansi berwenang memeriksa seluruh dokumen yang menjadi dasar penerbitannya, termasuk riwayat tanah, alas hak, proses pengukuran, peta bidang, serta administrasi pertanahan lainnya.

“Kami meminta semuanya diperiksa secara terbuka sesuai hukum. Kalau memang ada kesalahan atau pelanggaran, kami berharap pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan,” katanya.

ABD Rohim menduga terdapat ketidaksesuaian prosedur dalam proses administrasi yang berkaitan dengan tanah dan PBB tersebut. Ia meminta aparat tidak hanya memeriksa satu instansi, tetapi menelusuri seluruh rangkaian administrasi yang berkaitan dengan objek tanah tersebut.

Ia berharap aparat penegak hukum, pemerintah daerah, BPN, BPPKAD, serta instansi terkait dapat memberikan penjelasan dan melakukan pemeriksaan secara objektif.

“Yang kami minta adalah kepastian hukum dan keadilan. Kami masyarakat kecil ingin hak kami diperiksa berdasarkan bukti dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Redaksi memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi kepada BPPKAD Kabupaten Sampang, Kantor Pertanahan/BPN Kabupaten Sampang, pemerintah desa dan kecamatan terkait, serta pihak yang tercantum dalam Sertifikat Nomor 1123 untuk memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.

Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih merupakan klaim dan pengaduan dari pihak ABD Rohim dan perlu dibuktikan melalui pemeriksaan serta proses hukum oleh pihak yang berwenang.

Anugrah

More To Explore

Fashion

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Resmi Jadi Anggota Kehormatan KSBSI

JAKARTA – Liputanjatimbersatu.com. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., resmi diangkat sebagai Anggota Kehormatan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).   Pengangkatan tersebut merupakan salah satu keputusan yang dihasilkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSBSI Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (28/8/2026).   Presiden KSBSI Elly Rosita

Fashion

Usai Salat Jumat, Dansatgas SAR Brimob Makan Bersama Warga Terdampak Gempa di Reo

MANGGARAI — Liputanjatimbersatu.com. Di tengah situasi pascagempa bumi yang masih dirasakan masyarakat, kehadiran personel Satgas SAR Korps Brimob Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas kemanusiaan, tetapi juga dengan membangun kedekatan bersama warga terdampak bencana.   Hal tersebut terlihat saat Dansatgas SAR Korps Brimob Polri, Kombes Pol Hasripuddin, melaksanakan salat Jumat