Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Wilayah Polsek Pakisaji di Duga Jadi Sasaran Pencurian Kabel Milik PT Telkom: Kapolsek Bungkam

MALANG, LiputanJatimBersatu.com— Dugaan pencurian kabel milik PT Telkom di kawasan perbatasan Lowok Doro–Segaran, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang oknum intel TNI berinisial L. Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak berwenang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media LiputanJatimBersatu bersama perkumpulan wartawan, dugaan peristiwa tersebut disebut terjadi pada rentang 23–24 Oktober 2026, tepatnya di sebelah selatan SPBU Lowok Doro, kawasan perbatasan Lowok Doro–Segaran.

Hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh bukti terverifikasi yang dapat memastikan kebenaran dugaan pencurian maupun keterlibatan pihak berinisial L. Oleh karena itu, informasi tersebut perlu ditelusuri melalui pemeriksaan bukti, keterangan saksi, dan klarifikasi resmi.

Informasi mengenai dugaan keterlibatan seseorang berinisial L yang disebut sebagai oknum intel TNI menjadi salah satu aspek yang memerlukan pendalaman.

Namun, penyebutan inisial tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa yang bersangkutan terlibat dalam tindak pidana. Belum ada keterangan resmi yang mengonfirmasi identitas, kedudukan, ataupun peran orang tersebut dalam dugaan peristiwa ini.

Untuk menghindari kesimpangsiuran informasi, diperlukan penjelasan mengenai kronologi kejadian, bukti yang mendasari dugaan tersebut, serta ada atau tidaknya hubungan antara pihak yang disebut dengan kabel yang diduga hilang.

Apabila terdapat bukti yang mengarah pada keterlibatan anggota TNI, informasi tersebut dapat disampaikan kepada institusi berwenang untuk ditelusuri sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Dalam upaya memperoleh informasi berimbang, awak media telah berusaha mengonfirmasi dugaan peristiwa tersebut kepada Kapolsek Pakisaji melalui sambungan WhatsApp Messenger.

Namun, hingga berita ini disusun, konfirmasi tersebut belum memperoleh tanggapan.

Upaya konfirmasi dilakukan untuk meminta penjelasan mengenai ada atau tidaknya laporan resmi, langkah pengecekan di lokasi, serta perkembangan penanganan dugaan pencurian kabel milik PT Telkom tersebut.

Belum adanya tanggapan tidak serta-merta membuktikan bahwa kepolisian mengabaikan perkara. Meski demikian, keterangan resmi dari pihak kepolisian tetap diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai situasi dan tindak lanjutnya.

Kepastian mengenai status kabel, kronologi kehilangan, serta kemungkinan kerugian perlu dikonfirmasi kepada PT Telkom atau pihak yang bertanggung jawab atas aset tersebut.

Selain itu, keterangan dari Polsek Pakisaji dan Polres Malang diperlukan untuk memastikan apakah laporan telah diterima dan apakah pemeriksaan lapangan telah dilakukan.

Terkait informasi yang menyebut dugaan keterlibatan oknum intel TNI berinisial L, klarifikasi kepada institusi TNI yang berwenang juga diperlukan apabila terdapat bukti atau informasi konkret yang dapat ditindaklanjuti.

Langkah tersebut penting agar dugaan terhadap individu maupun institusi tidak berkembang menjadi kesimpulan tanpa dasar yang memadai.

Media LiputanJatimBersatu bersama perkumpulan wartawan akan terus berupaya menghimpun informasi dan meminta klarifikasi kepada pihak-pihak terkait. Fokus pemberitaan adalah memastikan apa yang sebenarnya terjadi, apakah terdapat kehilangan kabel, bagaimana kronologinya, dan apakah ada pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban berdasarkan bukti.

Apabila dugaan tindak pidana terbukti, penanganannya harus dilakukan sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, pihak yang disebut dalam informasi awal tetap berhak memperoleh perlakuan yang adil dan kesempatan memberikan klarifikasi.

Hingga berita ini disusun, dugaan pencurian kabel dan informasi mengenai kemungkinan keterlibatan pihak berinisial L masih memerlukan verifikasi. Konfirmasi kepada Kapolsek Pakisaji juga belum memperoleh tanggapan.

Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Polsek Pakisaji, Polres Malang, PT Telkom, institusi TNI yang berwenang, serta pihak-pihak lain yang berkaitan dengan informasi ini.

Keterangan resmi dan bukti yang dapat diverifikasi menjadi kunci untuk mengungkap duduk perkara secara objektif, tanpa mendahului proses pemeriksaan atau menghakimi pihak mana pun.

Red

More To Explore

Fashion

SATRESKRIM POLRESTA SUMENEP UNGKAP KASUS DUGAAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN, SEORANG PRIA DIAMANKAN

SUMENEP, LiputanJatimBersatu.com- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap seorang perempuan yang masih di bawah umur berinisial DT (17) warga kecamatan kalianget. Pengungkapan kasus tersebut dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026, sebagai tindak lanjut atas laporan polisi yang diterima pada 5 Mei 2026. Dalam

Fashion

Subuh Keliling: Kapolres Tanjung Perak Ajak Warga Jaga Keamanan Lingkungan. 

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Kedekatan antara kepolisian dan masyarakat dibangun melalui komunikasi langsung serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Semangat itu terlihat dalam kegiatan Subuh Keliling Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ. di Masjid Nurul Fatah, Jalan Demak No. 319, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar