Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Polres Bangkalan Gencar Razia, 122 Motor Berhasil Diamankan. AKBP Hendro Sukmono : Bangkalan Harus Bersih dari Curanmor

 

Polres Bangkalan -liputanjatimbersatu.com Polres Bangkalan berhasil menjaring ratusan motor dari razia yang dilakukan di seluruh wilayah di Bangkalan selama seminggu terakhir. Ratusan motor itu disita setelah pengendara tak bisa menunjukkan surat kepemilikan kendaraan.

 

Razia berkala yang dilakukan oleh Polres Bangkalan itu merupakan tindak lanjut maraknya kasus curanmor.

 

Dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Operasi Cipta Kondisi itu, Polres Bangkalan total menyita sejumlah 122 kendaraan bermotor dengan rincian 112 sepeda motor, 6 kendaraan roda empat, dan empat kendaraan roda enam.

 

Hasil dari pemeriksaan menggunakan sistem pendataan kendaraan bermotor secara elektronik atau Electronic Registration and Identification (ERI), ada 20 unit sepeda motor di antaranya tidak sesuai dengan plat nomor, nomor rangka (noka), dan nomor mesin (nosin).

 

“Kami sudah merilis 20 sepeda motor yang tidak sama nomor rangka dan plat nomornya. Jadi, bagi masyarakat yang merasa motornya hilang dan sama nomor rangkanya, silahkan motor-motor ini diambil lagi dengan membawa surat kepemilikan kendaraan yang lengkap tanpa ada biaya apapun,” ujar AKBP Hendro Sukmono pada Sabtu (3/5).

 

Orang nomor satu di Mapolres Bangkalan tersebut mengatakan jika masyarakat tak perlu takut dengan razia yang dilakukan oleh Polres Bangkalan merupakan bagian dari cara agar kabupaten berjuluk dzikir dan sholawat bersih dari motor curian.

 

“Masyarakat tidak perlu takut dengan kehadiran kami. Kami memiliki misi supaya Bangkalan bersih dari curanmor (pencurian kendaraan bermotor), supaya Bangkalan juga bersih namanya,” lanjut Kapolres.

 

Pernyataan AKBP Hendro Sukmono berkaca dari hasil ungkap kasus Polrestabes Surabaya beberapa waktu lalu yang menyebutkan bahwa 40 persen kendaraan hasil curian dijual ke Madura.

 

“Kemarin sempat disebutkan setelah rilis dari Polrestabes Surabaya, banyak tangkapan curanmor yang sepeda motornya dilempar ke wilayah Madura. Kegiatan KRYD ini adalah respons kami, tanggung jawab kami, hingga kemudian kami melaksanakan razia,” beber AKBP Hendro.

 

AKBP Hendro menjelaskan, KRYD Operasi Cipta Kondisi itu juga sebagai respons maraknya aksi curanmor dan begal di wilayah hukum Polres Bangkalan.

 

Pelaksanaan kegiatan razia di beberapa tempat itu, dimungkinkan oleh AKBP Hendro akan kembali dilanjutkan dengan harapan menekan angka kriminalitas terutama tindak pidana curanmor dan begal motor.

 

“Kami akan terus memasifkan razia di 18 kecamatan di Bangkalan. Untuk masyarakat tidak perlu khawatir. Selama memiliki surat surat kendaraan yang lengkap, kami pastikan aman. Kami hanya ingin Bangkalan bersih dari motor hasil curian,” tutup perwira Alumnus Akpol tahun 2005 itu.

 

 

(Korlap)

More To Explore

Fashion

Kapolri: Mahasiswa UMSU Disiapkan Menjadi Pemimpin Indonesia Emas 2045

*MEDAN* — Masa depan Indonesia 2045 tidak hanya ditentukan oleh kebijakan hari ini, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang sedang menempuh pendidikan. Pesan strategis itu menjadi benang merah kuliah umum Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dalam rangka Pengenalan

Fashion

Polda Metro Jaya Jadi Contoh Penguatan Rantai Pasok MBG, Polri Dorong Jajaran Kembangkan Potensi Pangan Lokal

JAKARTA — Liputanjatimbersatu.com. Polri terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program pemerintah melalui penguatan ekosistem rantai pasok bahan pangan dari produksi lokal hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).   Bapak Kapolri terus mendorong jajaran untuk mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah tersebut, termasuk dengan mengoptimalkan