Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

NERAKA DI BALIK RUTAN KELAS 1 SURABAYA!” — Warga Binaan Dijadikan ATM Hidup, Oknum Sipir Diduga Menjajakan Hukum dengan Harga

 

Surabaya – LiputanJatimBersatu.com

Skandal hitam mengguncang institusi Rutan Kelas I Surabaya! Praktik keji dan tak manusiawi diduga dilakukan secara terstruktur oleh oknum petugas, menjadikan lembaga pemasyarakatan sebagai ladang bisnis haram penuh pemalakan dan tekanan mental terhadap warga binaan.

 

Investigasi LiputanJatimBersatu.com menguak fakta mengerikan: warga binaan dijadikan ATM berjalan, diperas secara brutal demi keuntungan pribadi oknum sipir. Seorang mantan napi berinisial A membongkar aib ini ke publik.

 

“Kalau nggak mau dipindah ke lapas, harus bayar Rp1 juta setiap minggu. Kalau mau keluar dari karantina, bayar Rp1,5 juta! Rutan bukan lagi tempat pembinaan, tapi tempat pemerasan!” tegasnya geram.

 

Praktek keji ini diduga dibiarkan dan bahkan dilindungi! Saat dikonfirmasi, salah satu sipir bernama Simatupang justru lari dari tanggung jawab dan melempar nama Kasi Yantah bernama Gorsi sebagai dalang.

 

Namun alih-alih klarifikasi, Gorsi justru mempermalukan institusinya sendiri dengan jawaban brutal dan bernada rasis:

 

“Kalau orang Cina ya nggak apa-apa terima uang dek-dekan, saya juga butuh bantuannya,” ucapnya lantang di hadapan wartawan.

 

Pernyataan ini bukan hanya pelecehan terhadap etnis tertentu, tapi juga bukti terang-benderang bahwa sistem dalam Rutan Surabaya telah busuk hingga ke akar!

 

Di tengah sorotan tajam publik, Karutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, dituntut tidak hanya “sikapi” tetapi BERTINDAK CEPAT dan TEGAS. Jika tidak, publik akan percaya bahwa pemerasan dan intimidasi ini dilakukan dengan restu diam-diam dari pucuk pimpinan sendiri.

 

Sebagai media dan representasi suara rakyat, kami tidak akan diam. Kami menyerukan kepada Menteri Hukum dan HAM serta aparat penegak hukum untuk turun tangan menyapu bersih para begundal berseragam yang mencederai rasa keadilan dan mencoreng wajah institusi negara.

 

Bubarkan sarang pungli ini! Bongkar jaringan kotor dalam Rutan kelas 1 Surabaya! Dan seret semua pelakunya ke pengadilan!

Jika negara masih diam, maka kepercayaan publik pada keadilan sudah resmi mati — dihabisi oleh penjaga hukum itu sendiri.

 

 

Anugrah

More To Explore

Fashion

AS Dibebaskan, Isu Puluhan Juta Dibantah Polisi: Publik Menanti Terang Proses Penanganan Perkara

Mojokerto, LiputanJatimBersatu.com- Penanganan perkara dugaan penyalahgunaan narkotika oleh Polres Mojokerto kembali menjadi sorotan. Bukan semata karena seorang warga Surabaya berinisial AS yang disebut diamankan pada 21 September 2026 kemudian telah berada di luar tahanan pada 23 September 2026, melainkan karena muncul pertanyaan mengenai proses hukum yang mendahului pembebasan tersebut. Informasi

Fashion

FRIC MENDUKUNG PENUH POLRI & TNI DALAM MENJAGA PERSATUAN DAN KAMTIBMAS SIAP TANGKAL HOAX, BERSAMA WUJUDKAN NEGERI AMAN DAN DAMAI

    *JAKARTA -* Di tengah derasnya arus informasi dan ancaman perpecahan akibat berita hoax, *Fast Respon Indonesia Center (FRIC)* menyatakan sikap tegas: MENDUKUNG PENUH APARAT TNI DAN POLRI    Ini bukan sekedar dukungan lisan. Ini adalah ikrar setia dari organisasi yang dibentuk para Jenderal dan digerakkan oleh wartawan militan