Surabaya, LiputanJatimBersatu,com. Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Manyar Surabaya, menjadi lahan basah dan subur bagi para calo yang melakukan kepengurusan surat-surat administrasi kendaraan bermotor.
Meskipun dilokasi banyaknya petugas. Para calo-calo tersebut dengan leluasa dan merajalela melancarkan aksinya tanpa ada hambatan dan diduga telah adanya MOU atau bekerja sama dengan petugas Samsat Manyar yang berlokasi di Surabaya bagian timur itu.
Seperti yang terpantau media liputanJatimBersatu,com. Dilokasi, terlihat maraknya calo didalam maupun diluar kantor Samsat Manyar Surabaya. Berdiri kokoh para calo menawarkan kemudahan dalam mengurus surat administrasi kendaraan bermotor kepada para pemohon yang datang.
Dikuatkan maraknya bisnis percaloan di Samsat Manyar Surabaya, ketika salah satu pemohon asal Surabaya, melakukan pengurusan surat perpanjangan STNK tahunan kendaraan bermotor roda dua tanpa disertai nama pemilik sesuai yang tertera.
“Saya tadi masuk ke halam Samsat Manyar, untuk melakukan pengurusan perpanjangan STNK sepeda motor saya. Tapi dirasa pengurusannya sangat sulit, karena harus disertai KTP sesuai di STNK atau disuruh membuat surat kuasa,” keluhnya, kepada media liputanJatimBersatu,com.ini (02/08/2025).
“Sedangkan kalau melakukan pengurusan melalui para calo-calo sangat mudah tanpa ribet, akan tetapi masalah biayanya lumayan sangat besar,” sambungnya.
“Entah apa bedanya. Calo dengan saya pemohon yang melakukan pengurusan sepeda motor milik sendiri. Kalau calo dipermudah, dan kalau saya dipersulit dan ribet. Apakah ini, pemerintah yang benar-benar melayani masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Paur Samsat Manyar Iptu Hardian, masih belum bisa memberikan stetmen atau klarifikasi saat dikonfirmasi oleh media ini, guna dimintai penjelasannya terkait kemudahan melakukan pengurusan surat administrasi kendaraan bermotor melalui calo.
Sampai berita ini diterbitkan team awak Media Belum mendapatkan jawaban terkait maraknya percaloan di Samsat Manyar Surabaya.
Bersambung…

