Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Diduga Kurang Pengawasan Dari Lalulintas Traffic Light Jalan Pegirian Amburadul Banyak Pengendara Terobos 

Surabaya, LiputanJatimBersatu,com. diduga kurang adanya Pengawasan dari pihak kepolisian lalulintas, Traffic Light Jalan Pegirian, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya terlihat amburadul. Banyak kendaraan yang melintas di lampu merah menerobos seolah-olah tidak melanggar.

 

Menurut warga sekitar saat di konfirmasi atas adanya kurangnya pengawasan dari petugas kepolisian pengendara yang melintas dari empat arah akan berdampak besar terjadinya kecelakaan. Misalnya, jika sering adanya kendaraan yang terobos lampu merah maka akan terjadinya kecelakaan atara pengendara lain.

 

“Harapan saya pihak kepolisian diminta agar supaya bisa menjaga dan mengatur lalulintas di perempatan lampu merah Jalan Pegirian supaya pengendara tertib berlalulintas.” Pintanya Ali, Jum’at (05/09).

 

Lanjut Ali menuturkan bahwa di sini tepatnya di Lampu merah jalan Pegirian tidak ada petugas yang bertugas untuk mengawasi situasi apalagi di waktu pagi hari. jelas pastinya di lokasi terjadi kemacetan dan banyak orang yang berangkat kerja.

 

“Saya cuma heran saja kenapa kedisiplinan di  Traffic light Jalan Pegirian polisi tidak menindak kendaraan yang sudah menerobos rambu-rambu lalulintas. Itu kan sudah melanggar.” Katanya.

 

Masih kata Ali, seharusnya kepolisian entah itu dari Polsek Semampir ataupun dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ada yang menjaga di lokasi untuk mengurangi angka terjadinya kecelakaan justru tidak ada sama sekali polisi yang berjaga di Traffic Light.

 

“Jelas padahal di pos polisi yang ada di sisi kiri jalan untuk petugas yang harus menjaga, tetapi meski ada pos pantau sepertinya tidak dimanfaatkan dan tidak ada petugas satupun yang berkeinginan untuk menjaga situasi lalu berjalan aman dan kondusif.” Ujarnya.

 

Dalam pantauan media liputanjatimbersatu.com, dilokasi terlihat banyak pengendara yang menerobos lampu merah seolah-olah tidak melanggar hukum bahkan lalu-lalangnya kendaraan yang menerobos akan berpotensi besar terjadinya kecelakaan.

 

Maka itu, kepolisian setempat diminta untuk melakukan penjagaan dan pengaturan lalulintas yang akan berpotensi terjadinya kecelakaan

 

Hingga berita ini ditulis Kanit Lantas Polsek Semampir belum memberikan tanggapan dan jawaban soal adanya pengendara yang menerobos lampu merah serta dugaan adanya kurang pengawas dari anggota setempat.

 

Kami akan terus berkoordinasi dengan Kapolsek Semampir AKP Herry Iswanto dan Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Imam Syaifuddin Rodji, sebagai pemangku wilayah.

 

“Jika itu tidak ditindak lanjuti atas keluhan dan kesan warga maka kami akan laporkan kelalaian ini ke Dirlantas Polda Jatim Kombespol Iwan Saktiadi.” Pungkasnya.

 

Redaksi

More To Explore

Fashion

Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tidak digelar semata-mata untuk memperbanyak jumlah tilang. Operasi ini difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. “Operasi Patuh 2026 tidak dibangun hanya dengan pendekatan hukum.

Fashion

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ruang Demokrasi

JAKARTA, LiputanJatimBersatu.com– Polri mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang perlu dihormati, sekaligus dijalankan dengan mengedepankan kepentingan bersama dan menghormati hak masyarakat lainnya. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, perbedaan pandangan dan kritik merupakan bagian