Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Sindikat Pencuri Kabel Telkom Beraksi di Jalan Wonosari, Diduga Libatkan Oknum ‘Wartawan’

 

Surabaya – LiputanJatimBersatu,com. Proyek box culvert di Jalan Wonosari, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, diduga dimanfaatkan sebagai kedok aksi pencurian kabel primer tembaga milik PT Telkom Indonesia. Kabel berdiameter besar yang tertanam puluhan tahun itu dicuri secara terang-terangan oleh sekelompok orang pada Sabtu dini hari (13/09/2025).

 

Dari pantauan langsung di lapangan, para pelaku tanpa rasa takut memotong kabel menggunakan gergaji besi setelah kabel tersebut terangkat oleh alat berat backhoe. Aktivitas ilegal ini disebut sudah berlangsung sejak Kamis malam (11/09/2025), bersamaan dengan dimulainya penggalian proyek.

 

Seorang sumber menyebut, aksi itu tidak berdiri sendiri. Para pelaku bahkan menggandeng oknum yang mengaku sebagai wartawan untuk memberi “tameng” dari pantauan aparat maupun media lain.

 

“Begitu kabel terangkat, langsung dipotong. Orang-orang yang mengambil didampingi oknum yang mengatasnamakan wartawan. Mereka biasanya diberi uang rokok dan bensin,” ungkap sumber.

 

Dugaan keterlibatan oknum media dalam praktik pencurian aset negara ini memperkuat indikasi adanya sindikat terorganisir yang memanfaatkan proyek pembangunan sebagai lahan kejahatan.

 

Kapolsek Semampir, AKP Harry Kiswanto, saat dikonfirmasi hanya menyarankan agar laporan disampaikan langsung ke Polres. “Sampean langsung lapor di Polres saja, Mas,” singkatnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih menunggu keterangan resmi dari pihak Polres Surabaya. Namun, maraknya pencurian kabel tembaga Telkom di tengah proyek pembangunan dinilai kian merugikan negara sekaligus mengganggu layanan telekomunikasi publik.

 

Anugerah

More To Explore

Fashion

Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tidak digelar semata-mata untuk memperbanyak jumlah tilang. Operasi ini difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. “Operasi Patuh 2026 tidak dibangun hanya dengan pendekatan hukum.

Fashion

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ruang Demokrasi

JAKARTA, LiputanJatimBersatu.com– Polri mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang perlu dihormati, sekaligus dijalankan dengan mengedepankan kepentingan bersama dan menghormati hak masyarakat lainnya. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, perbedaan pandangan dan kritik merupakan bagian