Liputan Jatim Bersatu

Aliansi Madura Indonesia Pertanyakan Lampu Mati Saat Audiensi, Ketua Umum Geram

 

 

Sampang – Audiensi antara Aliansi Madura Indonesia (AMI) dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang mendadak ricuh setelah lampu di ruang pertemuan tiba-tiba padam.

 

Insiden tersebut membuat Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, geram dan mempertanyakan keseriusan pihak DLH dalam menanggapi aspirasi masyarakat.

 

Baihaki menyebut, pihaknya datang dengan niat baik untuk menyampaikan sejumlah kritik dan masukan terkait kinerja DLH. Namun, padamnya lampu saat ia menyampaikan pernyataan penting justru menimbulkan kecurigaan.

 

“Kami datang resmi, membawa suara rakyat. Tapi kenapa ketika kami bicara, lampunya malah mati? Ini jelas membuat kami kecewa, bahkan bisa menimbulkan dugaan ada unsur kesengajaan,” tegas Baihaki dengan nada geram.

 

Meskipun listrik kembali menyala beberapa saat kemudian, suasana audiensi sudah terlanjur panas. AMI menilai, kejadian itu bukan sekadar gangguan teknis, melainkan peristiwa yang harus diklarifikasi secara terbuka oleh DLH Sampang.

 

Baihaki menegaskan, AMI tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal jalannya demokrasi di Sampang.

 

“Kalau benar ada upaya menghambat penyampaian aspirasi, maka ini bentuk pelecehan terhadap demokrasi. Kami minta DLH bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menambah catatan kritis AMI terhadap pemerintah daerah, khususnya dalam hal transparansi dan komitmen melayani masyarakat.

More To Explore

Fashion

Ketua SBPIJ Jawa Timur Soroti Keras Dugaan RSIA Puri Bunda Pamekasan Persulit Akses Rekam Medis

Pamekasan, LiputanJatimBersatu.com. – Dugaan sulitnya akses rekam medis yang dialami keluarga pasien di RSIA Puri Bunda Pamekasan kembali menuai sorotan tajam. Ketua SBPIJ Jawa Timur, Imam Arifin, mengecam keras apabila benar terdapat tindakan yang menghambat atau mempersulit keluarga pasien untuk memperoleh dokumen rekam medis yang menjadi hak pasien. Menurut Imam

Fashion

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Jakarta, LiputanJatimBersatu.com – Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis yang memiliki peran sentral dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama. Frans Antoni diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (18/6/2026),