Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Sempat Beralibi Alhasil Menejemen Ibiza Melakukan Aksi Damai Dengan Korban Penganiayaan

Surabaya – LiputanJatimBersatu,com. Setelah insiden pengeroyokan pengunjung di Diskotik Ibiza Surabaya yang sempat viral, pihak manajemen akhirnya mendatangi rumah korban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Pertemuan penuh haru itu berlangsung di kediaman korban, Ubay, di Jl. Irawati, Surabaya, Senin malam (14/7).

 

Manajemen Ibiza datang membawa seluruh jajaran staf dan pengelola, disambut oleh keluarga besar korban. Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan, manajemen mengakui adanya kesalahan dalam penanganan insiden oleh oknum keamanan mereka.

 

“Kami atas nama manajemen Ibiza menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Mas Ubay dan keluarga atas kejadian yang tidak kami inginkan ini. Kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar hal seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Wahyu Tri Hartanto salah satu perwakilan manajemen di hadapan keluarga korban.

 

Pihak keluarga korban pun menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada. Ubay menyatakan bahwa dirinya sudah memaafkan pihak manajemen Ibiza atas insiden yang menimpanya.

 

“Kami menghargai itikad baik manajemen yang datang langsung ke rumah kami. Kami berharap ini jadi pelajaran bagi semua pihak, supaya tidak ada lagi kejadian serupa,” ucap Ubay.

 

Baca juga: Kunjungi Sekolah Dasar, Ketua DPRD Bandung Komit Kawal Penambahan Ruang Kelas Baru

Selain Ubay, pihak keluarga juga memberikan pernyataan resmi mewakili seluruh keluarga besar.

 

“Kami sudah sepakat untuk memaafkan pihak Ibiza karena mereka datang dengan niat baik dan membawa seluruh staf untuk meminta maaf. Tapi kami juga berharap pihak Ibiza benar-benar memperbaiki sistem keamanan mereka, jangan sampai pengunjung lain mengalami apa yang Ubay alami. Semoga kejadian ini jadi yang terakhir,” ungkap ayah Ubay.

 

Dengan adanya pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Meski begitu, pihak manajemen tetap berjanji akan mengevaluasi internal dan mendukung proses hukum terhadap oknum yang terbukti bersalah.

 

“Kita ingin Ibiza tetap jadi tempat hiburan yang aman dan nyaman untuk semua pengunjung. Ke depan kami pastikan pelayanan dan pengawasan lebih ketat,” tambah pihak manajemen.

 

Pertemuan ditutup dengan berjabat tangan antara manajemen Ibiza dengan korban dan keluarga, sebagai tanda sudah saling memaafkan dan berkomitmen memperbaiki keadaan. (Ismail)

More To Explore

Fashion

AS Dibebaskan, Isu Puluhan Juta Dibantah Polisi: Publik Menanti Terang Proses Penanganan Perkara

Mojokerto, LiputanJatimBersatu.com- Penanganan perkara dugaan penyalahgunaan narkotika oleh Polres Mojokerto kembali menjadi sorotan. Bukan semata karena seorang warga Surabaya berinisial AS yang disebut diamankan pada 21 September 2026 kemudian telah berada di luar tahanan pada 23 September 2026, melainkan karena muncul pertanyaan mengenai proses hukum yang mendahului pembebasan tersebut. Informasi

Fashion

FRIC MENDUKUNG PENUH POLRI & TNI DALAM MENJAGA PERSATUAN DAN KAMTIBMAS SIAP TANGKAL HOAX, BERSAMA WUJUDKAN NEGERI AMAN DAN DAMAI

    *JAKARTA -* Di tengah derasnya arus informasi dan ancaman perpecahan akibat berita hoax, *Fast Respon Indonesia Center (FRIC)* menyatakan sikap tegas: MENDUKUNG PENUH APARAT TNI DAN POLRI    Ini bukan sekedar dukungan lisan. Ini adalah ikrar setia dari organisasi yang dibentuk para Jenderal dan digerakkan oleh wartawan militan