Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Gerak Cepat Polisi Dampingi PLN Untuk Normalkan Listrik di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, – LiputanJatimBersatu,com.

Polres Aceh Tamiang melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap proses penormalan jaringan listrik pascabanjir di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan petugas PLN dapat bekerja dengan aman dan lancar di lokasi yang masih terdampak banjir.

 

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri di lapangan merupakan bentuk sinergi antara Polri dan PLN dalam mempercepat pemulihan pelayanan listrik bagi masyarakat.

 

“Pengamanan dan pendampingan ini kami lakukan untuk menjamin keselamatan petugas PLN serta masyarakat, mengingat kondisi lokasi masih berisiko. Polri berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung pemulihan pascabanjir,” ujar AKBP Muliadi.

 

Personel Polri juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak mendekati area perbaikan jaringan listrik demi menghindari potensi bahaya.

 

Hingga saat ini, proses penormalan listrik terus dilakukan secara bertahap.

Polri akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam penanganan dampak bencana hingga kondisi benar-benar pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.

More To Explore

Fashion

Imam Arifin Sentil Keras Kapolsek Krembangan: Jangan Antial kritik, Jabatan Bukan Tempat Berlindung dari Pertanyaan Publik!

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin, melontarkan kritik keras terhadap persoalan pelayanan dan keterbukaan informasi yang menjadi sorotan di wilayah hukum Polsek Krembangan, Surabaya. Persoalan dugaan pemblokiran nomor wartawan saat melakukan konfirmasi terkait dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia yang berada di

Fashion

Imam Arifin Tantang Bantahan Kapolsek soal Laporan 110: Saya Sendiri yang Menghubungi, Mengapa Dibantah?

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Bantahan Kapolsek yang menyebut tidak ada pihak menghubungi layanan darurat kepolisian 110 menuai tanggapan dari Imam Arifin, Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur sekaligus Pimpinan Redaksi LiputanJatimBersatu. Imam secara tegas menyatakan bahwa dirinya telah tiga kali menghubungi layanan 110 untuk melaporkan dugaan pencurian kabel milik