SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com – Warga Jalan Sidotopo Sekolahan 2, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya, digegerkan dengan peristiwa berdarah yang merenggut nyawa seorang pria, Rabu pagi (29/4/2026).
Korban diketahui bernama Hasan (37), warga asal Dusun Pandan, Omben, Sampang, Madura, ditemukan tewas dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya. Peristiwa itu diduga terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di kawasan permukiman padat penduduk.
Berdasarkan keterangan Mustofa, Ketua RT 16 RW 11 Kelurahan Pegirian, insiden tersebut terjadi tak jauh dari lingkungan tempat tinggal korban yang berada di RT 15 RW 11 Sidotopo Sekolahan 2.
“Korban mengalami luka parah dan meninggal di lokasi kejadian,” ujar Mustofa kepada wartawan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban mengalami sejumlah luka fatal, di antaranya luka menganga di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam, serta beberapa luka sayatan serius di bagian tubuh lain yang memicu pendarahan hebat.
Ironisnya, Hasan diketahui baru sekitar dua bulan pulang dari Malaysia setelah bekerja sebagai pekerja migran. Kepulangannya ke kampung halaman justru berakhir tragis di tanah perantauan.
Petugas dari Polsek Semampir bersama tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya langsung turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta mengumpulkan sejumlah bukti.
Kanit Reskrim Polsek Semampir saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait pelaku maupun motif di balik aksi pembacokan tersebut.
“Motifnya masih belum diketahui, karena saat ini masih ditangani langsung oleh tim Inafis untuk pengumpulan bukti-bukti di lapangan,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah pelaku merupakan orang yang dikenal korban atau ada dugaan unsur lain di balik penyerangan maut tersebut.
Jenazah korban telah dievakuasi untuk keperluan autopsi, sementara aparat masih memburu petunjuk guna mengungkap pelaku pembunuhan yang menggemparkan warga Sidotopo itu.
Peristiwa ini pun menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat, terutama terkait latar belakang pembunuhan sadis yang menewaskan mantan pekerja migran tersebut. Polisi diharapkan segera mengungkap motif dan menangkap pelaku guna meredam keresahan warga.
Anugrah/Red

