Liputan Jatim Bersatu

Keluarga Besar Team Uget-Uget dan Marmoyo Community Turut Berduka Cita

Surabaya – Liputanjatimbersatu.com.

Mendapat kabar duka atas wafatnya Ibunda tercinta dari rekan sejawat, rasa kehilangan yang mendalam turut dirasakan oleh seluruh keluarga besar Tim Uget-Uget dan Komunitas Marmoyo.

 

Sebagai wujud kasih sayang, persaudaraan, dan penghormatan terakhir, kedua komunitas ini turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya serta mengirimkan karangan bunga.

 

Karangan bunga tersebut menjadi simbol doa dan dukungan moril, agar keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi ujian kehidupan ini.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Uget-Uget, Moch Syamsul Arifin, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam seraya mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

 

“Semoga Almarhumah Siti Aminah Binti Abdurrahman menerima segala amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya, dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi-Nya,” ujar Syam, sapaan lekatnya.

 

Sementara itu, Ketua Komunitas Marmoyo, Sutrisno, juga memohon agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya bagi Almarhumah.

 

“Kami berdoa semoga Allah menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa-dosa yang telah lalu, dan memuliakan beliau dengan menempatkannya di tempat yang paling indah dan terbaik di sisi-Nya, Jannah-Nya yang luas,” ungkapnya.

 

Sutrisno pun berharap agar Allah memberikan hati yang luas dan sabar bagi keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Zainal Abidin dan seluruh kerabat, dalam menghadapi ujian berat ini.

 

“Semoga keikhlasan menjadi jalan untuk berkumpul kembali di surga-Nya kelak. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” pungkas Ketua Komunitas Marmoyo.

 

#teamugetuget #marmoyocommunity #turutberdukacita #ibundazainalabidin #medialiputanpemburu

More To Explore

Fashion

Satreskrim Polres Gresik Periksa Dua Saksi Kunci Kasus Pengeroyokan Sucipto

Kabupaten Gresik – Liputanjatimbersatu.com. Satreskrim Polres Gresik secara resmi melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi terkait kasus pengeroyokan yang menimpa Sucipto. Proses pengambilan keterangan berlangsung pada Selasa (12/05/2026), sekitar pukul 11.00 WIB, sebagai langkah konkret pengembangan penyelidikan guna mengungkap fakta lengkap di balik peristiwa kekerasan tersebut.   Saksi pertama yang diperiksa