Karawang, LiputanJatimBersatu.com- Ormas Madas Madura Asli Anak Serumpun bersama timnya menggeruduk Ormas Barak di kawasan Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026).
Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua Umum Madas Madura Asli Anak Serumpun, H. Muhammad Toha, S.H., M.H., setelah adanya laporan dari PT Hasni Multi Bussines yang diduga diganggu oleh Ormas Barak.
Menurut Korwil DPP Madas, Bapak Takim, permasalahan bermula dari adanya laporan bahwa jatah proyek milik PT Hasni Multi Bussines diduga akan diambil alih oleh Ormas Barak, bahkan sempat dimintai uang hingga sebesar Rp 1 miliar.
“Berawal ada laporan dari PT Hasni Multi Bussines yang diduga jatahnya mau diambil sama Ormas Barak, bahkan sempat dimintai uang sebesar 1 miliar,” jelas Takim.
Setelah mendapat laporan tersebut, tim Madas Madura Asli Anak Serumpun langsung turun ke lokasi dan melakukan mediasi hingga permasalahan dapat teratasi.
Ketua Umum Madas, H. Muhammad Toha, S.H., M.H., menegaskan kehadiran organisasinya adalah untuk membela masyarakat yang membutuhkan dan merasa terintimidasi.
“Madas Madura Asli Anak Serumpun hadir untuk membela masyarakat yang memerlukan. Kami siap membela bagi yang membutuhkan,” tegas H. Muhammad Toha.
Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan semua pihak dapat menjaga kondusivitas serta iklim usaha di wilayah Karawang.
(Amsory)

