Liputan Jatim Bersatu

Rektor UNRI Prof. Sri Indarti Hadiri Halal Bi Halal IKA UNRI di Tangerang, Terima Kalender PPWI Go To UN 2026

Tangerang — Liputanjatimbersatu.com. Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti, menghadiri acara Halal Bi Halal Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA UNRI) yang berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, di Ballroom Hotel Radiant, Tangerang, Banten.

 

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sri Indarti berdialog dengan sejumlah alumni UNRI. Pertemuan berlangsung hangat dengan mengenang masa-masa perkuliahan di Universitas Riau, perguruan tinggi negeri tertua di Provinsi Riau yang hingga kini telah melahirkan lebih dari 142.000 alumni.

 

Sebagai sesama alumni, diskusi tersebut membahas perkembangan UNRI saat ini serta peran strategis alumni dalam mendukung kemajuan almamater. Prof. Sri Indarti menegaskan pentingnya sinergi antara universitas dan IKA UNRI untuk memperkuat kontribusi UNRI di tingkat nasional maupun global.

 

Pada momen yang sama, diserahkan pula suvenir berupa “Kalender PPWI Go To UN 2026” oleh Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, kepada Rektor UNRI. Prof. Sri Indarti menerima suvenir tersebut dengan apresiasi, seraya menilai inisiatif ini sejalan dengan visi UNRI untuk terus memperluas jejaring dan kolaborasi internasional.

 

Acara Halal Bi Halal IKA UNRI dihadiri puluhan alumni dari berbagai angkatan dan fakultas. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus konsolidasi alumni dalam mendukung program-program pengembangan Universitas Riau ke depan.

 

Universitas Riau terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan dukungan penuh dari seluruh elemen alumni. (APL/Red)

More To Explore

Fashion

Dugaan Praktik Pungli di Lapas Blitar Meledak, AMI Ultimatum Bongkar Aktor di Balik Pemerasan

Blitar, LiputanJatimBersatu.com – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Lapas Kelas IIB Blitar kian memanas dan memicu tekanan publik. Narapidana kasus korupsi disebut-sebut diperas antara Rp60 juta hingga Rp100 juta demi memperoleh fasilitas kamar istimewa di dalam lapas. Dua warga binaan berinisial GA dan IK diduga menjadi korban praktik tersebut.

Fashion

Komplotan Pencuri Kabel Telkom Diduga Sempat Diamankan di Polsek Wiyung

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Dugaan percobaan pencurian kabel primer berisi tembaga yang disebut milik PT Telkom Indonesia terjadi di wilayah hukum Polsek Wiyung, Surabaya, Senin dini hari (27/4/2026). Sejumlah orang dikabarkan sempat diamankan aparat kepolisian berikut beberapa kendaraan, termasuk truk dan mobil pribadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan berlangsung di kawasan Jalan