Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Pastikan Rombongan Jemaah Haji 2026 Lancar, Polisi Atur Lalin di Bandara Soetta 

TANGERANG – Liputanjatimbersatu.com. Polsubsektor Terminal 1 Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan jalur bagi rangkaian kendaraan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M, Senin (4/5).

 

Kapolsubsektor Terminal 1 Ipda Nurjaja menjelaskan, kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB di ujung Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya, hal itu merupakan wujud hadirnya Polri untuk masyarakat, khususnya jemaah haji.

 

Personel disiagakan untuk mengurai kepadatan dan memastikan kendaraan calon jemaah haji melintas tanpa hambatan. Pengaturan ini dilakukan agar rombongan jemaah haji tidak terlambat menuju terminal keberangkatan.

 

Terakhir, melalui momen itu ia berpesan kepada masyarakat khususnya jemaah haji Indonesia bila membutuhkan bantuan aparat kepolisian agar segera menghubungi call center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

 

“Dari hasil kegiatan, situasi di Terminal 1 terpantau aman dan kondusif. Arus kendaraan yang melintas tetap lancar dan tidak ditemukan kejadian menonjol,” kata Nurjaja dj lokasi kegiatan.

More To Explore

Fashion

Sabung Ayam Diduga Berlangsung Lama di Tambakagung, Publik Pertanyakan Ketegasan APH

MOJOKERTO,LiputanJatimBersatu.com – Dugaan aktivitas sabung ayam di wilayah Kelurahan Tambakagung, Dusun Dimoro, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, kembali menjadi sorotan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas tersebut diduga bukan baru berlangsung, melainkan telah berjalan cukup lama dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut, lokasi aktivitas tersebut

Fashion

Lapak Burung di Jl. Platuk Donomulyo Diduga Kuasai Bahu Jalan, Warga Desak Satpol-PP Jangan Tutup Mata

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com– Keberadaan lapak penjual burung di Jalan Platuk Donomulyo, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, kembali menjadi sorotan. Aktivitas perdagangan yang berlangsung setiap hari tersebut dikeluhkan warga karena dinilai menggunakan ruang tepi jalan, mengganggu arus lalu lintas, serta menimbulkan persoalan kebersihan dan ketertiban lingkungan. Pantauan awak media di lokasi